- PN Jakarta Selatan menolak praperadilan Richard Lee terhadap Polda Metro Jaya pada Rabu, 11 Februari 2026.
- Penolakan ini mengukuhkan status tersangka Richard Lee terkait dugaan pelanggaran UU Perlindungan Konsumen.
- Kasus ini dipicu laporan rivalnya, Doktif, mengenai klaim berlebihan produk kecantikan Richard Lee.
Suara.com - Upaya Richard Lee untuk melepaskan diri dari jerat hukum melalui jalur praperadilan resmi kandas.
Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan memutuskan menolak seluruh gugatan yang diajukan pemilik klinik kecantikan Athena tersebut terhadap Polda Metro Jaya pada sidang putusan hari ini, Rabu, 11 Februari 2026.
Keputusan ini sekaligus mengukuhkan status tersangka Richard Lee dalam kasus dugaan pelanggaran perlindungan konsumen dan memuluskan jalan bagi penyidik untuk melanjutkan proses hukum ke tahap berikutnya.
Dalam sidang yang berlangsung terbuka, Hakim Tunggal Esthar Oktavi menegaskan bahwa prosedur penetapan tersangka yang dilakukan oleh Polda Metro Jaya telah memenuhi unsur sah menurut hukum.
Dalil-dalil pemohon yang menganggap penyidikan cacat prosedur dinilai tidak beralasan.
"Menolak permohonan praperadilan pemohon. Membebankan biaya perkara kepada negara yang besarnya nihil," tegas Hakim Esthar Oktavi saat membacakan amar putusan.
Hakim juga menyatakan bahwa seluruh tahapan penyelidikan hingga penyidikan yang dilakukan kepolisian telah sesuai dengan regulasi yang berlaku (KUHAP).
"Demikian diputuskan pada hari ini, Rabu, tanggal 11 Februari 2026. Sidang dinyatakan selesai dan ditutup," tutup Hakim Esthar sembari mengetuk palu sidang.
Sujud Syukur Dokter Detektif
Baca Juga: Doktif Sentil Richard Lee Tunda Diperiksa karena Sakit: Dugem Sampai Pagi Bisa
Suasana dramatis mewarnai ruang sidang sesaat setelah putusan dibacakan. Dokter Detektif alias Doktif, pelapor sekaligus rival Richard Lee yang turut hadir memantau jalannya sidang, langsung melakukan sujud syukur. Dia tampak emosional menyambut kemenangan pihak kepolisian ini.
"Allah, berikanlah keadilan ya Allah bagi masyarakat yang selama ini sudah dizalimi ya Allah oleh manusia satu ini ya Allah," ucap Doktif sembari bersimpuh.
Sebagai informasi, gugatan praperadilan ini dilayangkan Richard Lee sebagai respons atas penetapan dirinya sebagai tersangka oleh Polda Metro Jaya pada 15 Desember 2025 lalu.
Dia dijerat dengan dugaan pelanggaran Undang-Undang Perlindungan Konsumen dan Undang-Undang Kesehatan.
Kasus ini bermula dari serangkaian konten "uji lab" yang dilakukan Doktif. Dia menuding produk-produk kecantikan Richard Lee, seperti White Tomato dan DNA Salmon, melakukan overclaim (klaim berlebihan) yang tidak sesuai dengan komposisi aslinya, serta diduga bermasalah dalam perizinan edar.
Perseteruan ini tidak berjalan satu arah. Merasa nama baiknya dicemarkan, Richard Lee juga melaporkan balik Doktif ke Polres Metro Jakarta Selatan. Laporan tersebut pun telah diproses, di mana Doktif saat ini juga menyandang status tersangka atas dugaan pelanggaran UU ITE.
Dengan ditolaknya gugatan praperadilan ini, Richard Lee kini harus bersiap menghadapi pokok perkara di pengadilan, sementara Doktif juga tengah menjalani proses hukumnya sendiri di instansi kepolisian yang berbeda.
Berita Terkait
-
Tolak Tawaran Damai Puluhan Miliar Rupiah, Dokter Detektif: Kembalikan Dulu Uang Rakyat!
-
Yakin Richard Lee Kalah di Sidang Praperadilan, Dokter Detektif: Kamu Bakal Ditahan
-
Richard Lee Absen Sidang Praperadilan karena Sakit, Doktif: Di TV Kelihatan Sehat Banget
-
Sama-Sama Jadi Tersangka, Richard Lee dan Doktif 'Lomba' Sakit
-
Viral Perempuan Diceraikan Sehari Usai Melahirkan, Suami Balikan ke Mantan
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
Terkini
-
Pulang Kampung Setelah Sukses Go Internasional, Icha Yang Disambut Meriah di Jember
-
Pendidikan Mufli Budi Ananda, Asisten Raffi Ahmad Kini Jadi Komisaris
-
Dari Tulus hingga Hindia, Sunset di Kebun Tawarkan Pengalaman Festival Musik di Tengah Ruang Hijau
-
Andai Waktu Bisa Diulang Kembali: Dilema Davina Karamoy Antara Cinta dan Kehormatan
-
Hadirkan Jirayut, Film Cek Khodam Padukan Unsur Mistis Lokal dan Komedi Khas Thailand
-
Gedebage Jazz Festival Naik Kelas, Evolusi Menuju Panggung Dunia
-
Lagu Baru Luqman Podolski 'Ayah' Ungkap Sisi Kelam Hubungan Keluarga yang Jarang Dibicarakan
-
Bukan Algoritma, Ini Sosok 'Pemain Baru' di Balik Lagu Viral TikTok yang Perlu Kamu Tahu
-
FORESTRA 2026 Umumkan Line Up Tahap Kedua, Hadirkan Perpaduan Musik dan Keindahan Alam
-
Dituding Acuh saat Thariq Halilintar Buka Kado, Aaliyah Massaid Beri Klarifikasi Menohok