Suara Denpasar - Empat tersangka dalam dugaan korupsi Sumbangan Pengembangan Institusi (SPI) Unud akhirnya ditahan pihak Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bali.
Dari nama-nama tersebut salah satunya adalah Rektor Universitas Udayana (Unud) Prof. Dr. I Nyoman Gede Antara yang sejak Senin, 9 Oktober 2023 ditahan di Lapas Kerobokan.
Atas penahanan empat orang pejabatnya, tim kuasa Hukum Unud pun sudah menyiapkan beberapa langkah-langkah.
Salah satunya adalah pengajuan penangguhan penahanan bagi empat tersangka. Dalil pengajuan penangguhan itu selaih tenaga keempatnya dibutuhkan oleh pihak kampus, selama ini mereka juga begitu kooperatif dalam memenuhi panggilan dari penyidik Kejati Bali.
Hal tersebut diungkapkan oleh salah satu kuasa hukum Unud, Nyoman Sukandia. "Saat ini kami sifatnya menunggu, setelah mengetahui dakwaan baru kita bisa berbicara lebih jauh," katanya. "Kami pasti melakukan upaya (pengajuan) penangguhan penahanan," imbuhnya.
Dia juga mengingatkan kepada semua pihak untuk tetap berpegang pada asas praduga tak bersalah.
Sebab, vonis hakim belum juga dijatuhkan dan pembuktian semuanya ada di tingkat peradilan.
Jadi, belum tentu seorang yang berstatus tersangka atau pun terdakwa memang bersalah.
"Tidak jarang orang yang diadili dan tidak terbukti, ini yang kita perjuangkan," tandasnya.
Baca Juga: Rektor Unud Ditahan, SPI Ganti Nama Jadi Iuran Pengembangan Institusi
Untuk diketahui, Kejati Bali melakukan pemeriksaan terhadap empat orang tersangka, dari pukul 09.00 menjalani pemeriksaan guna melengkapi berkas sesuai dengan petunjuk dari jaksa peneliti.
Empat tersangka dalam dua berkas terpisah itu adalah Rektor Universitas Udayana (Unud) Prof. Dr. I Nyoman Gede Antara dan tiga pejabat lainnya dengan inisial IKB, IMY, dan NPS. Dan, sekitar pukul 12.30, pemeriksaan pun dinyatakan lengkap.
Sesaat kemudian, empat tersangka dugaan korupsi SPI Unud itu pun akhirnya ditahan di Lapas Kerobokan, Kabupaten Badung, Provinsi Bali. ***
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Sekolah Rakyat Ubah Jalan Hidup Aldo, Mantan Tukang Las Kini Punya Impian ke Negeri Sakura
-
Bupati Kediri Apresiasi Capaian Siswa Sekolah Rakyat dalam Open House 2026
-
Novel Haru-Biru, Dua Kisah Menyentuh tentang Cinta dan Pengorbanan
-
5 Foundation Stick 'Dupe' Dior yang Bikin Wajah Auto Mulus, Harga Mulai Rp40 Ribuan
-
5 Weton Paling Ditakuti Makhluk Halus Menurut Primbon Jawa
-
Rano Karno Janji Tuntaskan Banjir Abadi Joglo: Jalan Ambles Aja Kita Perbaiki
-
Tapir Mati Mengenaskan di Areal Perusahaan, Diduga Ditabrak Truk Besar
-
Prediksi Tunisia vs Jepang: Elang Kartago Krisis, Samurai Biru Mendominasi?
-
Rapi dan Effortless! Intip 4 Inspo OOTD Smart Casual ala Nam Joo Hyuk
-
Washington D.C. Kalah, Jakarta Masuk Peringkat 53 Kota Terbaik Dunia