Suara Denpasar - Prof. Dr. H. Mahfud MD, S.H., S.U., Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Republik Indonesia, Selasa, 10 Oktober 2023, sekitar pukul 09.00 WITA bertempat di Auditorium Widya Sabha, Kampus Universitas Udayana, Jimbaran, Badung, menggelar kuliah umum yang juga sebagai bentuk kampanye politik kebangsaan.
Menurut peraih Anugerah Universitas Udayana Award tersebut, politik kebangsaan memang perlu untuk terus dikampanyekan.
Sebab, tujuannya adalah untuk menjaga keutuhan serta keutuhan bangsa dan negara.
Di samping itu juga mengupas hak serta kewajiban warga negara maupun negara.
"Ini (Politik kebangsaan) harus terus dikampanyekan," terangnya. Hal ini tentu berbeda dengan politik elektoral yang berbicara tentang memilih partai politik atau calon tertentu.
Dalam kuliah umum tersebut, Mahfud MD membawakan materi Demokrasi Konstitusional dan Pemilu yang Bermartabat "Pemilu bukan untuk memilih pemimpin yang sempurna tetapi untuk mencegah agar orang jahat tidak menjadi pemimpin".
Kuliah umum ini juga bisa disaksikan lewat Live Streaming Youtube (UDAYANA TV) www.unud.ac.id.
Pada kesempatan kali ini, menteri asal Madura itu dalam kuliah umumnya hanya membahas materi selama setengah jam dan selanjutnya dilanjutkan dengan sesi tanya jawab.
Di mana, hal ini lebih efektif dan membuat jalannya kuliah umum lebih hidup serta peserta aktif dalam membahas materi terkait Demokrasi Konstitusional dan Pemilu yang Bermartabat. ***
Baca Juga: Tim Hukum Siap Ajukan Penangguhan Penahanan Rektor Unud dan Tiga Tersangka Lain
Tag
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
Terkini
-
Bukan Misi Rahasia! BAIS TNI: Motif Anggota Siram Air Keras ke Andrie Yunus karena Sakit Hati
-
BPS: Ibu Hamil di Indonesia Timur Hadapi Risiko Kematian Jauh Lebih Tinggi
-
John Henry Kirim Sinyal Keras ke Arne Slot, Liverpool Dilarang Ulangi Rekor Kekalahan Terburuk
-
Polemik Pekerja WFH: Kerja Serius yang Masih Sering Diremehkan
-
KPK Cecar Fadia Arafiq Soal Penukaran Valas yang Diduga dari Hasil Korupsi
-
Kena Penggusuran, Belasan Penghuni Rumdis PAM Jaya Benhil Dapat Rp50 Juta dan Rusun Gratis
-
Promo Indomaret Hari Ini 6 Mei 2026, Hemat 33 Persen Susu Anak
-
Polisi Viral Merokok Sambil Nyetir: Saya Berjanji Takkan Mengulangi Lagi
-
Kiai Cabul Ashari Menghilang, Polisi Terus Buru Pelaku Pelecehan Seksual Ndholo Kusumo
-
Masih Didorong Pertumbuhan Ekonomi, IHSG Merangkak Naik ke Level 7.100 di Sesi I