Suara Denpasar - Nama Nathan Tjoe-A-On menjadi salah satu pemain keturunan Indonesia yang jadi incaran Shin Tae Yong.
Nathan Tjoe-A-On diketahui berminat bergabung dengan Timnas Indonesia, ia merupakan pemain diaspora yang bermain di Swansea City.
Bermain sebagai bek kiri, Nathan Tjoe-A-On memiliki darah Indonesia dari sang kakek yang lahir di Semarang.
Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae Yong mengatakan proses naturalisasi pemain berusia 21 tahun ini berjalan lancar.
Berikut profil Nathan Tjoe-A-On, pemain keturunan Indonesia yang bermain di Liga Championship, kasta kedua Liga Inggris, Swansea City.
Profil Nathan Tjoe-A-On
Nathan Tjoe-A-On lahir di Rotterdam, Belanda pada 22 Desember 2001.
Pemain yang bermain di posisi bek kiri ini menimba ilmu sepak bola di VV Nieuwerkerk pada tahun 2010.
Pada tahun 2013, ia bergabung dengan klub Excelsior Rotterdam yang bermain di Eredivisie.
Baca Juga: Usai Dikaitkan dengan Ramadhan Sananta, PSIS Semarang Dikabarkan Minati Hokky Caraka
Bersama klub Excelsior Rotterdam, Nathan Tjoe-A-On tampil apik dan beberapa kali diturunkan di kompetisi Eredivisie.
Selama membela Excelsior Rotterdam, ia bermain sebanyak 76 kali dan mengoleksi 4 gol dan 1 assist.
Setelah itu, Swansea City merekrut Nathan Tjoe-A-On dengan biaya Rp6,05 miliar pada 13 Agustus 2023 lalu.
Selama membela Swansea City, pemain berusia 21 tahun ini belum mendapatkan kepercayaan pelatih untuk tampil di Liga Championship Inggris.
Biodata Nathan Tjoe-A-On
Nama Lengkap: Nathan Tjoe-A-On
Tanggal Lahir: 22 Desember 2001
Tempat Lahir: Rotterdam, Belanda
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Siap-Siap Pesta Musik Terbesar, PBB Bakal Gebrak Cibinong: Catat Waktunya!
-
Tiga Pegawai PTBA Raih Penghargaan Nasional Satyalancana Wira Karya dari Presiden
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Bank Sumsel Babel Bedah Rumah Ibu Ojol di Palembang, Nurmalinda Kini Punya Harapan Baru untuk 3 Anak
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Mencoba Tuak Dayak: Minuman Tradisional yang Hanya Keluar Saat Pesta Panen Gawai
-
Detik-detik Kebakaran Hebat di Pasar 16 Ilir Palembang Malam Ini, Pedagang Panik saat Muncul Kilatan
-
Misi Besar Bojan Hodak Lanjutkan Tren Positif Persib Bandung atas Persija Jakarta
-
7 Sepatu Lari Lokal dengan Desain Paling Berani: Berani Pakai Warna Tabrak Saat Lari?