/
Selasa, 10 Oktober 2023 | 18:34 WIB
Kepala Lapas Kelas IIA Kerobokan, Fikri Jaya Soebing. (Ist)

Suara Denpasar - Kepala Lapas Kelas IIA Kerobokan, Fikri Jaya Soebing mengungkapkan kondisi kesehatan Rektor Unud, Prof. I Nyoman Gde Antara baik-baik saja alias sehat. 

Prof. I Nyoman Gde Antara ditahan sejak kemarin, Senin (9/10) di Lapas Kerobokan atas kasus dugaan korupsi Dana Sumbangan Institusi (SPI) mahasiswa baru seleksi Jalur Mandiri tahun 2018 sampai 2022 Universitas Udayana. 

"Hari pertama beliau (Prof. Antara) sehat. Artinya secara kesehatannya sempat kita lakukan pemeriksaan oleh pihak medis yang ada di Lapas, beliau sehat-sehat," kata Fikri kepada wartawan saat dihubungi melalui telepon seluler, Selasa (10/10/2023).

Saat ini Prof. Antara ditempatkan di kamar Mapenaling bersama 14 tahan lainnya. Selain Prof. Antara, 3 tersangka kasus dugaan korupsi dana SPI Unud lainnya pun ditempatkan di kamar Mapenaling.

Fikri menjelaskan, sejak ditempatkan di kamar Mapenaling, Prof. Antara sangat koperatif. Hal itu karena tidak ada permintaan apapun dari Rektor Unud tersebut. 

"Tidak ada, dia (Prof. Antara) koperatif, tidak ada permintaan apa-apa," ujar Fikri. 

Meski demikian, Fikri menegaskan bahwa memamg tidak ada perlakuan khusus dari pihaknya untuk siapapun di Lapas Kerobokan. Karena semua tahanan diperlukan sama.

"Di kamar Mapenaling itu beliau bersama warga binaan yang lain, satu kamar itu jadi satu dengan yang lain, termasuk 3 tersangka Unud yang lain," ungkapnya.

"Tidak ada perbedaan dengan tahanan yang lain, semua tahanan yang masuk ke Lapas Kerobokan kita perlakuan sama," tandas Fikri. (*/Dinda)

Baca Juga: Usai Jebloskan Eks Sekda Buleleng-Rektor Unud ke Bui, Aspidsus Kejati Bali Promosi Jadi Pejabat Kejagung

Load More