Suara Denpasar - Usai dinyatakan sebagai tersangka dugaan kasus korupsi Dana Sumbangan Institusi (SPI) mahasiswa baru seleksi Jalur Mandiri tahun 2018 sampai 2022 oleh Kejaksaan Tinggi Bali pada kemarin, Senin (9/10), Rektor Universitas Udayana (Unud) I Nyoman Gde Antara langsung di tahan di Lapas Kelas IIA Kerobokan.
Kepala Lapas Kelas IIA Kerobokan, Fikri Jaya Soebing mengatakan, saat ini Antara ditempatkan di kamar Mapenaling (masa perkenalan lingkungan bersama 14 tahanan yang lain.
"Saat ini Pak Rektor beserta yang lainnya kita masih tempatkan di Mapenaling sama 14 tahanan yang lain," kata Fikri kepada wartawan saat dihubungi melalui telepon seluler, Selasa (10/10/2023).
Fikri menjelaskan, kamar Mapenaling merupakan kamar transit sementara kepada tahanan yang baru masuk ke Lapas Kelas IIA Kerobokan sebelum dipindahkan ke blok sel. Selama berada di kamar Mapenaling, para tahanan akan diperkenalkan dengan lingkungan di Lapas Kelas IIA Kerobokan.
"Blok mapenaling itu blok masa perkenalan lingkungan yang mana setiap tahanan baru kita taru di sana dulu sebelum kita tempatkan di blok yang lain bersama-sama yang lain," ujarnya.
Lebih lanjut, Fikri mengatakan tidak ada perlakuan khusus dari pihaknya kepada I Nyoman Gde Antara. Semua tahanan diperlukan sama.
"Gak ada. Tidak ada perbedaan dengan tahanan yang lain, semua tahanan yang masuk ke lapas Kerobokan kita perlakuan sama," tandasnya.
Selain Rektor Unud, 3 staf yang ikut ditahan atas dugaan korupsi SPI Unud yakni I Made Yusnantara, I Ketut Budiartawan, dan Nyoman Putra juga ditempatkan di kamar Mapenaling. (Rizal/*)
Baca Juga: Usai Dikaitkan dengan Ramadhan Sananta, PSIS Semarang Dikabarkan Minati Hokky Caraka
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Prediksi Spanyol vs Arab Saudi: Head to Head, Susunan Pemain, dan Fakta Menarik
-
6 Fakta Tuntutan Mati Terdakwa Ririn, Pembunuh Satu Keluarga di Indramayu
-
Langgar 3 Ranah Hukum Sekaligus, Kementerian LH Gugat Produsen Oli Bekas di Tangerang
-
Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
-
Benarkah Demo Mahasiswa Ditunggangi? Ini Alasan Mengapa PDIP Dicurigai
-
Wamensos Apresiasi Dukungan ESQ Group untuk Pendidikan dan Karier Siswa Sekolah Rakyat
-
Sekolah Rakyat Ubah Jalan Hidup Aldo, Mantan Tukang Las Kini Punya Impian ke Negeri Sakura
-
Bupati Kediri Apresiasi Capaian Siswa Sekolah Rakyat dalam Open House 2026
-
Novel Haru-Biru, Dua Kisah Menyentuh tentang Cinta dan Pengorbanan
-
5 Foundation Stick 'Dupe' Dior yang Bikin Wajah Auto Mulus, Harga Mulai Rp40 Ribuan