Suara Denpasar - Pratama Arhan, pemain muda berusia 21 tahun yang bermain sebagai bek kiri untuk Tokyo Verdy, berbicara dengan antusias tentang perkembangan positif Timnas Indonesia sejak ditangani oleh pelatih Korea Selatan, Shin Tae-yong. Ini terjadi menjelang pertandingan melawan Brunei Darussalam dalam Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Melansir dari laman Suara.com, Arhan dengan semangat menyatakan bahwa pelatihan Shin Tae-yong telah membawa perubahan besar dalam tim Garuda, baik dari segi mental pemain maupun gaya bermain mereka.
"Dari segi mental, para pemain telah menunjukkan peningkatan yang luar biasa. Mereka semakin percaya diri dalam bermain," kata Arhan dengan antusias di Stadion Senayan.
Sebagai bukti kemajuan ini, peringkat FIFA Timnas Indonesia telah mengalami lonjakan signifikan. Sebelum Shin Tae-yong memulai kepemimpinannya melawan Thailand dalam Kualifikasi Piala Dunia 2022 pada 3 Juni 2021, Timnas Indonesia berada di peringkat 173 dunia.
Namun, kini mereka telah melonjak ke peringkat 147 dunia, menunjukkan peningkatan yang mencolok. Pratama Arhan berharap agar Timnas Indonesia terus berkembang, baik dalam hal permainan maupun peringkat FIFA di masa depan.
Dia memiliki impian besar untuk melihat Timnas Garuda meraih pengakuan di seluruh dunia.
Sementara itu, Pratama Arhan adalah salah satu dari 26 pemain yang dipilih oleh Shin Tae-yong untuk memperkuat Timnas Indonesia dalam Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Timnas Indonesia akan menghadapi Brunei Darussalam dalam dua pertandingan, baik di kandang maupun tandang.
Pertandingan pertama akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, pada Kamis, 12 Oktober 2023, pukul 19.00 WIB. Sementara leg kedua akan berlangsung di Stadion Sultan Hassanal Bolkiah, markas Brunei Darussalam. (*/Dinda)
Baca Juga: Inilah Alasan Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-Yong Restui Pratama Arhan Hengkang dari Tokyo Verdy
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi