Suara Denpasar - Persib Bandung telah menunjukkan performa yang sangat mengesankan dalam kompetisi Liga 1 Indonesia musim ini.
Pasukan Bojan Hodak tidak hanya tampil bagus, tetapi juga memiliki rekor mencetak gol yang terbaik hingga pekan ke-15.
Dalam 15 pertandingan yang telah mereka jalani, Persib Bandung mampu mencetak 29 gol.
Ini menjadikan mereka tim dengan produktivitas serangan tertinggi di Liga 1 saat ini.
Keunggulan ini tidak terlepas dari kerja sama yang kuat antara lini tengah dan penyerang Persib.
David da Silva cs telah menjadi momok bagi pertahanan tim lawan, mengesankan banyak suporter dengan permainan menyerang mereka yang efektif.
Namun meski Persib memimpin dalam hal mencetak gol, masih ada sejumlah kekhawatiran yang diungkapkan oleh suporter mereka.
Salah satu aspek yang paling diperdebatkan adalah pertahanan tim. Hingga saat ini, Persib Bandung telah kebobolan 20 gol, sebuah angka yang cukup tinggi untuk tim papan atas.
Suporter Persib Bandung alias Bobotoh merasa bahwa pertahanan tim harus lebih solid jika mereka ingin mempertahankan posisi bagus di klasemen Liga 1.
Baca Juga: Bobotoh Khawatir Pemain 12 Gol di Persib Bandung Dibajak RANS Nusantara FC Gara-gara Ini
Terhitung hingga pekan ke-15, ada delapan tim lain yang memiliki rekor kebobolan lebih sedikit daripada Persib.
Bobotoh juga aktif di media sosial, di mana mereka dengan antusias membagikan pendapat mereka tentang tim.
Banyak dari mereka berharap agar Persib dapat memperbaiki pertahanan mereka dan menjadi lebih kokoh di belakang.
Mereka percaya bahwa dengan pertahanan yang lebih solid, Persib akan semakin sulit untuk dikalahkan dan akan lebih mendekati gelar juara Liga 1.
Seperti yang terlihat di kolom komentar postingan akun @sagala_persib pada Selasa (10/10/2023), di mana ada banyak suporter yang meragukan performa pertahanan Persib.
"Klo jdi team pling sdikit kbobolan, luar biiasa, hodak profesor," tulis akun @ramdanidhamsubagza.
Komentar tersebut disukai oleh 35 orang pada saat berita ini ditulis, sehingga menjadi bukti kekhawatiran para suporter.
"Tim lain dah banyak rumor persib doang ini padahal persib juga lagi rawan posisi belakang sama tengah," tulis akun @agueromarcelo858. (*/Ana AP)
Berita Terkait
-
Manuver Ngeri Koneksi Belanda Batal, Persib Bandung Gigit Jari Gagal Dapatkan Gelandang Berkontribusi Besar
-
Lagi Gacor-Gacornya, Persib Resmi Lepas 3 Pemain Pentingnya, Bojan Hodak Sudah Fix Keluarkan Keputusan untuk Skuad Tim
-
Pemain 2 Gol di Persib Bandung Diminati Klub Liga 2? Netizen Sarankan Digratiskan
Terpopuler
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Timnas Indonesia Lolos Semifinal Piala AFF U-19 2026 Usai Kalahkan Vietnam
Pilihan
-
Di Mana Menkeu Purbaya saat Chatib Basri Dipanggil Prabowo ke Istana
-
Media Asing: Donald Trump 'Permalukan' FIFA Sebelum Piala Dunia 2026 Dimulai
-
Chatib Basri: Tugas Menkeu Gampang!
-
Tok! DPR Resmi Sahkan Revisi UU Polri Jadi Undang-Undang dalam Rapat Paripurna
-
Lampu Hijau! Hasil Revisi UU Polri Segera Diketok di Rapat Paripurna
Terkini
-
Kalkulasi Poin FIFA Jika Timnas Indonesia Berhasil Kalahkan Mozambik di FIFA Matchday
-
Bukan Sekadar Teror, Polisi Didesak Sikat Otak Penyerangan Andrie Yunus!
-
Global Private Banker Beri Penghargaan Global Kepada BRI: Keberhasilan Transformasi Bagi Nasabah
-
Di Mana Menkeu Purbaya saat Chatib Basri Dipanggil Prabowo ke Istana
-
Duh! 20 SPPG di Solo Berhenti Beroperasi Gara-gara Dana Tak Cair
-
YLKI Minta Kepala BGN Baru Siapkan Trauma Healing bagi Korban Keracunan MBG
-
Kedepankan Pendekatan Advisory, BRI Raih Global Private Banking Innovation Awards 2026
-
Tak Bisa Asal Masuk! Polisi Jabat di Kementerian Wajib Ikuti Open Bidding dan Seleksi Ketat
-
Pemerintah Santai Tanggapi Penurunan Cadangan Devisa RI
-
Rekonstruksi 23 Adegan Kasus Little Aresha, Ketua Yayasan Diduga Beri Instruksi ke Pengasuh