Suara Denpasar – Borneo FC sepertinya tidak mau menyia-nyiakan kesempatan emas ini. Setelah berhasil menggaet Wiljam Pluim setelah dipecat dari PSM Makassar, Bos Borneo FC langsung mengumumkan durasi kontrak dengan pemain nomor punggung 80.
Presiden Klub, Nabil Husien Said Amin sendiri yang menyambut kedatangan mantan PSM Makassar ini.
“Pertama, saya ucapkan selamat datang untuk Wiljan Pluim di keluarga besar Borneo FC. Dan semoga cepat beradaptasi dengan tim,” ujar Nabil Husien Said Amin.
Ada alasan mengapa Borneo FC mendatangkan Pluim di tengah kompetisi Liga 1.
Dilansir dari borneofc.id pada Rabu (11/10/2023), selain memperkuat tim demi menjadi juara Liga 1 musim 2023-2023, Pluim juga mempunyai karakter yang cocok dengan tim di sektor taktikal.
“Yang membuat saya ingin mendatangkan Wiljan Pluim ini pertama adalah karakter. Sebenarnya sudah lama kami memantau, tapi momentumnya belum ketemu yang pas.”, lanjut Nabiel Husien.
“Dia juga memiliki karakter yang diinginkan oleh Coach Pieter juga. Sesuai dengan filosofi yang Borneo FC terapkan. Ada satu kecocokan di situ,” sambung pengusaha muda itu.
Menurut Nabiel Husien, Pluim sudah melakukan yang terbaik selama 7 tahun membela PSM Makassar.
Kontribusi, kerja keras, mentalitas, dan jam terbang yang luar biasa dari Pluim membuatnya patut diapresiasi dengan rasa hormat yang tinggi.
Baca Juga: Wiljan Pluim Resmi Bergabung ke Borneo FC Usai Didepak PSM Makassar, Pusamania: Dapat Berlian Jatuh
“Itu yang membuat kami punya keinginan besar untuk mendatangkan Pluim. Juga karena dia punya visi bermain, mentalitas, dan tentunya aura Wiljan Pluim di lapangan untuk meraih juara,” lanjutnya.
Selain kecocokan karakter, ternyata Borneo FC juga memiliki visi dan misi yang sama dengan pemain dijuluki Tetta Pluim dari para suporter.
“Prosesnya enggak lama, belum lama ini kami komunikasi, dan Alhamdulillah tidak butuh waktu lama untuk Wiljan Pluim untuk menentukan karirnya. Saya pikir banyak klub yang menginginkannya. Alhamdulillah dia memilih Borneo, kita sangat bersyukur di situ,” jelas Nabil Husien.
Kehadiran Pluim di skuad Pesut Etam adalah untuk melakukan penguatan di dalam tim demi menjuarai Liga 1 musim ini.
Bahkan diharapkan kehadiran Pluim bisa membawa Borneo FC menembus bahkan menjuarai kompetisi Asia di musim mendatang.
Selain negosiasi visi dan misi, pembicaraan mengenai durasi kontrak juga berjalan lancar.
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- 5 Parfum Scarlett yang Wanginya Paling Tahan Lama, Harga Terjangkau
- Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
- Meledak! ! Ahmad Dhani Serang Maia Estianty Sampai Ungkit Dugaan Perselingkuhan dengan Petinggi TV
- Membedah 'Urat Nadi' Baru Lampung: Shortcut 37 KM dan Jalur Ganda Siap Usir Macet Akibat Babaranjang
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Presiden Prabowo Lakukan Groundbreaking 13 Proyek Hilirisasi Nasional Tahap II Senilai Rp116 Triliun
-
Bawa Mobil Pakai Infus, Kepala DPMPTSP Pandeglang Tabrak Kerumunan Siswa SD: 1 Meninggal, 1 Kritis
-
Mulai Hari Ini Belanja di China Bisa Pakai QRIS
-
Tok! Bayar Pajak Kendaraan di Banten Kini Tak Perlu KTP Pemilik Lama, Berlaku 1 Mei31 Desember 2026
-
Kerasnya Evaluasi Bojan Hodak Usai Persib Kembali ke Puncak
-
Analis Politik Senior Bongkar Makna di Balik Blusukan Wapres Gibran
-
Isu Penutupan Jalan Diponegoro Beredar, Ini Penjelasan Pemprov Jabar
-
Bukan Orang Sembarangan! Tambang Emas Ilegal di Bogor Raup Omzet Rp9 Miliar per Bulan
-
Sukabumi Jadi Markas "Cinta Palsu" Antarnegara: 16 WNA Spesialis Love Scamming Digulung Imigrasi!
-
Wakil Ketua Komisi VIII Abidin Fikri Buka Suara Penangkapan 3 WNI Terkait Haji Ilegal