Suara Denpasar - Keputusan pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae Yong untuk memanggil Dimas Drajad, pemain zona degradasi dalam pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2026 melawan Brunei Darussalam, membuktikan bahwa pilihannya tidak salah.
Melalui akun resmi Timnas Indonesia di Instagram, pengumuman dibuat bahwa 25 pemain telah dipilih untuk berlaga dalam pertandingan melawan Brunei Darussalam.
Namun, netizen merasa kecewa karena Shin Tae Yong memilih dua pemain dari klub yang berada di zona degradasi Liga 1, salah satunya Dimas Drajad.
Nyatanya dalam pertandingan melawan Brunei Darussalam, Dimas Drajad membuktikan bahwa dia adalah pilihan yang tepat.
Pemain berusia 26 tahun ini memerankan peran yang sangat vital dalam kemenangan telak Timnas Indonesia dengan mencetak hattrick.
Dimas Drajad yang berasal dari Gresik dan bermain untuk Persikabo 1973 mungkin belum mencetak gol dalam musim 2023/2024 Liga 1, tetapi catatan karirnya memberikan gambaran yang lebih lengkap.
Sejak pertama kali bergabung dengan Liga 1 pada musim 2015/2016, Dimas telah mencetak total 22 gol dalam 81 pertandingan.
Selain prestasi di level klub, Dimas juga telah memberikan kontribusi berarti dalam timnas Indonesia.
Ia telah tampil dalam berbagai kategori timnas, termasuk U-22, U-23, dan timnas senior. Dalam sembilan pertandingan bersama timnas senior, Dimas telah sukses mencetak tiga gol.
Baca Juga: Tiba-tiba Bobotoh Murka ke Luis Milla karena Shin Tae-yong, Eks Pelatih Persib Bandung Dikritik
Pada pertandingan melawan Brunei Darussalam, Dimas Drajad tak disangka mencetak hattrick, menjadi pahlawan kemenangan Timnas Indonesia dengan skor akhir 6-0. Setelah pertandingan, Dimas merendah hati dan mengungkapkan rasa syukurnya.
"Alhamdulillah bisa menang dan saya bersyukur mencetak hattrick. Tetapi yang terpenting bukan saya mencetak hattrick, tetapi bisa menjalankan instruksi dari Coach Shin (Tae Yong)," kata Dimas Drajad dikutip dari Suara.com (13/10/2023).
Kemenangan ini memberikan semangat baru bagi Timnas Indonesia dalam perjalanan mereka menuju Piala Dunia 2026.
Shin Tae Yong telah membuktikan bahwa pemilihan pemain berdasarkan kualitas dan komitmen mereka di lapangan adalah langkah yang benar.(*/Ana AP)
Tag
Berita Terkait
-
Viral! Striker Timnas Indonesia Dimas Drajad Disebut Kalahkan Neymar Jr Gara-gara Hal Ini
-
Pemain Liga Inggris Ini Kepergok Nonton Timnas Indonesia vs Brunei Darussalam, Erick Thohir Kode Keras!
-
Jadi Sorotan di Laga Timnas Indonesia vs Brunei Darussalam, Netizen Singgung Karir Pratama Arhan di Tokyo Verdy
-
Sandy Walsh Tampil Mempesona Bersama Timnas Indonesia, Rizky Ridho Gercep Bilang Begini
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
Terkini
-
Jejak Mentereng Kasatgas Pangan Brigjen Ade Safri, Ungkap 4 Kasus Besar Sepanjang Februari
-
Garda Revolusi Iran Disebut Tutup Selat Hormuz, Mengapa Dunia Harus Panik?
-
Petenis Rusia Daniil Medvedev Terjebak di Dubai Usai Serangan AS-Israel ke Iran
-
Piala Dunia 2026 Terancam, FIFA Respons Serangan AS-Israel ke Iran
-
Serangan AS-Israel ke Iran: Dentuman Keras di Riyadh, Bagaimana Nasib Cristiano Ronaldo?
-
Yandri Susanto Pasang Target Tinggi, PAN Cilegon Diminta Jadi Pemenang Pileg 2029
-
Marcella Santoso Mengaku Korban Mafia Peradilan, Penegak Hukum Minta Uang ke Anak Buah
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Mayat Tanpa Busana Mengambang di Sungai Blobo Malang, Identitas Korban Masih Misteri
-
Harimau Sumatera Dekati Tim Pagari Agam Saat Pasang Kamera Jebak, Jarak Cuma 5 Meter