Suara Denpasar - Pemerintah Indonesia berencana untuk memberikan 500 ribu rice cooker secara gratis kepada masyarakat dalam upaya mendukung program elektrifikasi.
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Arifin Tasrif, mengonfirmasi bahwa program ini akan dimulai pada bulan November 2023 dan akan dilakukan secara bertahap.
Dilansir dari suara.com program ini ditujukan untuk warga yang telah terdaftar dalam sistem pemerintah.
Rice cooker gratis ini akan membantu masyarakat dalam memasak makanan dengan menggunakan energi listrik, mengurangi ketergantungan pada impor LPG (Liquified Petroleum Gas).
Arifin Tasrif menegaskan bahwa kebijakan ini tidak bersifat politis, melainkan merupakan langkah konkret untuk mendukung program elektrifikasi yang sedang diterapkan oleh pemerintah.
Ia menyoroti pentingnya beralih ke energi listrik untuk memasak sebagai alternatif dari penggunaan LPG yang masih banyak di masyarakat.
"Kita kan mau elektrifikasi, apa mau bakar LPG terus? Nah itu, sudah betul itu. Masa mau bakar LPG terus, impor terus," kata Arifin Tasrif dikutip dari Suara.com (22/10/2023).
Program bagi-bagi rice cooker gratis ini sejalan dengan upaya pemerintah untuk mengurangi impor energi dan mempromosikan penggunaan energi listrik, termasuk penggunaan motor listrik.
Arifin Tasrif meyakinkan bahwa program ini akan berjalan sesuai rencana dan mendukung transformasi energi di Indonesia.
Baca Juga: Pak Ogah di Medan Jadi Korban Penganiayaan, Diduga Dihajar 15 Anggota Polisi
Dengan memberikan alat-alat memasak yang beroperasi dengan energi listrik, pemerintah berharap masyarakat akan semakin terbiasa dan terdorong untuk memanfaatkan sumber energi listrik yang lebih ramah lingkungan dan dapat diakses secara lebih luas.
Program ini diharapkan akan mendukung kebijakan pemerintah dalam penggunaan energi terbarukan dan mengurangi ketergantungan pada energi fosil.(*/Ana AP)
Berita Terkait
-
Catat! Ini Jadwal Bagi-bagi Rice Cooker Gratis dari Pemerintah
-
Lokasi Temuan Batu Diduga Kekar Kolom di Padang Pariaman Disterilkan dari Penambangan Galian C
-
PLTU Teluk Sirih dan PLTU Ombilin di Sumatera Barat Bakal Ditutup 2060, Ini Alasannya
-
Murni Buat Kurangi Impor LPG, Menteri ESDM Bantah Bagi-bagi Rice Cooker Gratis Kebijakan Politis
Terpopuler
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
- Persija Sudah Temukan Pengganti Mauricio Souza, Target Juara Super League Musim Depan
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
Pilihan
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
Terkini
-
Prabowo Akhiri Kunjungan Kenegaraan di Prancis, Bertolak Kembali ke Jakarta
-
Mangkir dari Pemeriksaan Gas 'Whip Pink', Influencer ZNM dan Dua Saksi Lain Dijemput Paksa Polisi
-
Jangan Kredit Mobil Dulu, Hitung-hitungan Ini Membuat Banyak Warga Jakarta Berubah Pikiran
-
Jangan Datang Setelah Jam 6 Pagi, Rahasia Menemukan Kemeja Mewah Rp50 Ribuan di Pasar Senen
-
7 Sepatu Lari Lokal Paling 'Skena' di GBK: Kenapa Kini Lebih Banyak Dilirik daripada Brand Luar?
-
Dulu Diminta Balik ke Barak, Ray Rangkuti Kritik TNI Kini 'Kepung' Ranah Sipil
-
Target Transaksi UMKM Rp1,75 Miliar di Gawe Dayak Singkawang, Mampukah Tercapai?
-
Modus Pungli dan Titipan dalam SPMB 2026, dari Uang Bangku hingga Rekayasa Domisili
-
Tragedi Jip Wisata Bromo: Rem Blong di Tikungan Letter S Wonokitri, Dua Orang Tewas
-
Biaya Kuliah Unsri 2026 Terbaru, Kedokteran Tembus Rp200 Juta, Jurusan Lain Berapa?