Suara Denpasar - Mohammad Alhabsyi menjelaskan soal duduk perkara tudingan bahwa perbaikan jembatan di Desa Yehembang Kauh lamban.
Ungkap dia, sebenarnya bukan lampan, tetapi ada tambahan volume pekerjaan. Selain itu, sudah juga dibuat adendum baru untuk penambahan pengerjaan 21 hari.
Hal tersebut diungkap Alhabsyi kepada awak media, Minggu 29 Oktober 2023. "Adendum dapat 21 hari, karena ada pekerjaan lain dan juga urukan juga banyak jumlahnya," katanya.
Urukan yang dimaksud supaya jembatan dan jalan tidak terlalu njomplang dan membahayakan masyarakat yang melintas.
Adanya penambahan waktu itu, artinya proyek tersebut batas deadlinenya menjadi 25 November 2023. "Kalau masih terlambat, ya di denda," akunya.
Namun, pihaknya optimistis proyek tersebut akan selesai tepat waktu. Mengingat, saat ini pihaknya masih menunggu Balok Girder Beton dari pabrikan Calvary di Mojokerto, Jawa Timur.
"Pekerjaan di lapangan masih menunggu balok girder datang dan sekarang masih dikerjakan di pabrik Calvari Mojokerto," terangnya.
Pernyataan itu juga sekaligus menjawab pertanyaan dari masyarakat terkait tudingan lambannya pengerjaan jembatan.
Mengingat, masyarakat berdasar papan pengumuman di proyek dan juga sosialisasi dewan. Artinya, warga juga tidak mengetahui adanya penambahan waktu pengerjaan yang disepakati dengan pihak Pemkab Jembrana. ***
Baca Juga: Kisah Cak Sodiq 14 Tahun Rawat Istri Stroke, Dijamin Bikin Mewek
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Tol Bocimi KM 72 Longsor! Jalur Arah Bogor dan Jakarta Ditutup Sementara
-
Identitas Korban Bus ALS di Muratara Mulai Terungkap, Ini Daftar Nama yang Sudah Teridentifikasi
-
5 Poin Panas Polemik PSEL Bogor: Mulai dari Ancaman Kesehatan Hingga Tawaran Studi Banding ke China
-
Bus ALS yang Terbakar di Muratara Ternyata Bawa Motor dan Tabung Gas Elpiji
-
5 Rekomendasi Brand Sepatu Lokal Terbaik yang Sedang Trend di Tahun 2026, Gaya Kamu Auto Naik Level
-
5 Rekomendasi Wisata Karawang Wajib Kamu Kunjungi Bareng Keluarga, Dijamin Seru dan Edukatif
-
Sejumlah Kader Nasdem dan Parpol Lain di Kabupaten Sarmi Papua Pindah ke PSI
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Perjalanan Pasutri asal Pati Berubah Mencekam saat Bus ALS Terbakar di Muratara
-
4 Rekomendasi Sepeda Gunung United Bike yang Ramah di Kantong Banget, Mulai Rp2 Jutaan