/
Kamis, 23 November 2023 | 15:30 WIB
Gagal Menang Lawan Filipina, Bung Binder Sebut Shin Tae-yong Banyak Alasan

Suara Denpasar - Hasil imbang yang diraih Indonesia ketika menghadapi Filipina di babak lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026, mengecewakan banyak pecinta sepak bola tanah air.

Salah satu yang mengungkapkan kekecewaannya adalah Bung Binder yang merupakan seorang pundit dan komentator sepakbola. Melansir kanal Youtube Bola Bung Binder, ia menyesalkan permainan timnas Indonesia dalam laga tersebut.

Menurut Bung Binder, laga melawan Filipina merupakan kesempatan bagi Indonesia untuk mencuri poin penuh. 

Meski ranking FIFA timnas Filipina memang lebih tinggi dibanding indonesia, namun dengan materi pemain yang dimiliki Shin Tae-yong harusnya bisa meraih hasil yang lebih baik.

Namun yang membingungkan Bung Binder menurutnya adalah alasan demi alasan yang diberikan Shin Tae-yong atas performa buruk timnas Indonesia di dua laga tandang mereka.

“Saya bingung dengan alasan demi alasan yang diberikan oleh Shin Tae-yong setelah pertandingan lawan Filipina,” kata Bung Binder dikutip dari kanal Bola Bung Binder.

“Coach Shin Tae-yong mengatakan bahwa Indonesia gagal meraih kemenangan, yang pertama karena kualitas lapangan yang buruk,” jelas Bung Binder.

Seperti yang kita tahu, laga tersebut digelar di Stadion Rizal Memorial yang punya lapangan rumput sintetis. Dengan kualitas lapangan yang buruk, ritme permainan timnas Indonesia berjalan dengan buruk.

“Yang kedua adalah karena faktor kelelahan,” lanjut Bung Binder.

Baca Juga: Raih Skor Imbang, Momen Saddil Ramdani Selamatkan Timnas Indonesia dari Kekalahan di Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia

Meski begitu dua alasan itu seharusnya tak menjadi masalah besar bagi timnas Indonesia untuk menunjukkan performa terbaik mereka. 

Menurut Bung Binder, jika alasan tersebut dipakai terus-menerus, berarti timnas Indonesia tidak mampu untuk bermain di level Asia maupun dunia.

Bung Binder juga menyayangkan banyaknya pemain dengan karakter bertahan yang diturunkan oleh Shin Tae-yong sebagai starting line up.

Hal ini dianggap menyulitkan pemain Indonesia membangun transisi positif dari bertahan ke menyerang.

“Lebih banyak pemain Indonesia berkumpul di lini pertahanan,” jelas Bung Binder.

“Ketika menyerang ya para pemain yang bernaluri bertahan ini tentu tidak punya kreatifitas yang diperlukan untuk bisa membangun serangan secara rapi,” lanjutnya.

Load More