Suara Denpasar - Marjoko, pria 35 tahun asal Kelurahan Tambakbayan, Kabupaten Ponorogo, tak menyangka usaha mie lidinya yang dirintis dari tahun 2017 mampu berkembang pesat dan menjadi penghidupan banyak orang.
Berawal dari kegalauan usaha mie "setan" yang tidak berjalan dengan baik, Joko langsung banting setir dengan memproduksi mie stik menggunakan alat yang dimilikinya dengan belajar dari konten video YouTube tutorial.
Dengan menciptakan brand jajanan kekinian, Joko memulai memasarkan produk yang dibangunnya dari nol ini ke sejumlah pedagang oleh-oleh di Kabupaten Bumi Reog.
"Ya awal mulanya saya buat sendiri berbekal alat pembuat mie yang saya punya dan memasarkannya sendiri," kata Joko.
Ayah dua anak ini menambahkan, di sepanjang jalan usahanya, mie lidi hasil olahannya mulai digemari masyarakat dan lambat laun mulai mempekerjakan karyawan untuk membantu memproduksi mie lidi di rumahnya.
"Saya pasarkan sendiri lewat toko offline, laku dan terus memproduksi hingga kini sudah memiliki beberapa varian rasa," imbuhnya.
Perkembangan zaman, tidak membuatnya gagap. Bermodalkan pengetahuannya tentang tren di masyarakat, Joko akhirnya menambah karyawan tidak hanya tenaga produksi, tetapi juga tenaga pemasaran berbasis online dengan memperkerjakan beberapa konten kreator yang mendorong penjualan usahanya hingga keluar wilayah Ponorogo.
"Saat ini kami pasarkan via online mas, dengan melalui e-commerce dan juga live konten setiap hari, hasilnya alhamdulillah meledak cukup besar," ujarnya.
Dengan mengkolaborasikan industri jajanan dengan sosial media, Joko menekankan bahwa omset dagangannya perbulan mencapai 50 juta rupiah dengan menghabiskan bahan baku lebih dari setengah ton tepung.
Baca Juga: Teuku Ryan Komentari Postingan Ria Ricis, Warganet Ramai Doakan Hubungan Rumah Tangganya
"Alhamdulillah, online dan offline jalan, omset bisa tembus 50 juta dan karyawan berkembang menjadi belasan orang," tegasnya.
Joko mengaku bersyukur atas kesuksesan usahanya yang tak disangka-sangka. Ia berharap, usahanya bisa terus berkembang dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
"Saya ingin usaha ini bisa terus berkembang dan bisa memberikan manfaat bagi masyarakat," pungkasnya.*
Berita Terkait
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Dulu Rusak Kini Mulus, Simak Progres Terbaru Pembangunan Jalan di Sulawesi Selatan
-
Ini Satu-satunya HP Snapdragon 8 Elite Gen 6 dengan Baterai 10.000mAh
-
Wall Street Ditutup Bervariasi di Tengah Lonjakan Harga Minyak Dunia
-
5 Pria yang Taklukkan Hati Ayu Ting Ting, Terbaru Dekat Kevin Gusnadi
-
Krisis Lapangan Kerja Formal: Biang Kerok di Balik UMR Masuk Benefit!
-
Pinjamkan Uang ke Bupati Ponorogo untuk Modal Pilkada, Pengusaha Ini Disambangi KPK
-
Alasan Carlo Ancelotti Ajak Neymar Kembali ke Timnas Brasil
-
5 Krim Viva untuk Mengurangi Tanda Penuaan Dini, Harga Murah Mulai Rp14 Ribuan
-
Dobrak Keterbatasan Anggaran, Mirza Ingin Terapkan Sukuk dan Obligasi Daerah
-
Mark Dynamics (MARK) Tebar Dividen Rp90 per Saham, Berikut Jadwalnya