Suara Denpasar - Seorang pria diduga tewas akibat terseret arus di Pantai Pengeragoan, Kecamatan Pekutatan, Kabupaten Jembrana pada Senin (18/12/2023).
Informasi yang dilansir dari akun Instagram @basarnas_bali tersebut, korban diketahui merupakan seorang pria asal Banyuwangi, Jawa Timur, berinisial AFA (18).
AFA dilaporkan hilang setelah terseret arus ketika mandi di Pantai Pengeragoan bersama beberapa rekannya.
Kejadian bermula pada pagi hari sekitar pukul 6.30 WITA, korban berserta dua orang teman laki-lakinya yakni, MRF dan IKAW, serta seorang teman perempuannya IGAKDA, yang sama-sama bekerja di sebuah rumah makan di daerah Pekutatan Jembrana, pergi ke Pantai Pengeragoan.
Disana, AFA bersama dengan MRF dan IKAW diketahui berenang di pantai, sedangkan IGAKDA hanya duduk di tepian. Saat kejadian, korban diketahui mandi terlalu ke dalam, sedangkan MRF yang ternyata juga sempat ikut terseret arus beruntung berhasil menepi.
Ketika sudah berada di tepian, MRF melihat korban terbawa arus kemudian menghilang, melihat hal itu, ia pun langsung meminta bantuan kepada warga yang berada di sekitar pantai.
Koordinator Pos SAR Jembrana, Dewa Hendri Gunawan mengatakan pihaknya telah menerima laporan terkait kejadian dan sudah berkoordinasi dengan Polair Polres Jembrana. Upaya pencarian pun telah langsung dilakukan menggunakan rubber boat sebanyak dua sorti.
Namun sayang, hasil pencarian tersebut hingga sore hari kemarin belum membuahkan hasil. Sehingga Dewa Hendri mengatakan, pencarian akan dilanjut pada hari ini, Selasa (19/12/2023) , sekitar pukul 7.00 WITA.
"Kita sudah berkoordinasi dengan pihak kepolisian, upaya pencarian juga telah dilakukan menggunakan rubber boat sebanyak dua sorti, namun hingga sore hari ini belum membuahkan hasil," kata Koordinator Pos SAR Jembrana itu dilansir pada akun Instagram @basarnas_bali pada Selasa, (19/12/2023).
Baca Juga: Viral Anak Dibanting hingga Tewas oleh Ayahnya di Penjaringan, Netizen: Dulu Dipeluk dan Disayang
Basarnas bersama dengan unsur SAR lainnya akan terus berupaya melakukan pencarian dengan melibatkan kelompok nelayan yang berada di sekitar lokasi.(*/Ana AP)
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
Pilihan
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
Terkini
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Timnas Italia Ingin Bajak Didier Deschamps, Kylian Mbappe Pasang Badan Halangi
-
Bosnia Kejutkan Kanada di Laga Pembuka Piala Dunia 2026, Gol Lukic Bungkam Tuan Rumah
-
Daftar Top Skor Sementara Piala Dunia 2026: Duo Korsel Memimpin
-
Kiper Nigeria Bikin Kaum Hawa Terpesona! Ini Dia Pemain Paling Tampan di Piala Dunia 2026
-
Viral! Jurnalis Perempuan Jadi Korban Pelecehan saat Liputan Piala Dunia 2026
-
Alasan Mantan Anak Emas John Herdman Absen di Laga Kanada vs Bosnia
-
Fakta vs Klaim FIFA: Benarkah Banyak Kursi Kosong di Piala Dunia 2026?
-
Penampakan Stadion Terburuk Piala Dunia 2026: Angin Kencang Bikin Tribun Goyang
-
Alasan Mengejutkan Trump Ogah Datang Pada Laga Perdana AS di Piala Dunia 2026