Suara Denpasar – Candaan Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) yang juga saat ini menjabat Menteri Perdagangan RI, Zulkifli Hasan soal gerakan sholat yang dikaitkan dengan capres-cawapres tertentu dan juga soal cinta Prabowo.
Seperti diketahui PAN menjadi bagian dari Koalisi Indonesia Maju yang mengusung Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka sebagai pasang capres-cawapres dalam kontestasi Pemilu 2024.
Majelis Ulama Indonesia (MUI) memberi teguran keras kepada Zulkifli Hasan agar tidak menjadikan syariat shalat dalam Agama Islam dijadikan candaan dengan dikonotasikan kepada capres dan cawapres tertentu.
Ketua MUI, KH Cholil Nafis menyindir guyonan Zulkifli Hasan soal umat Islam di Indonesia yang kini diam dan tidak membaca aamiin setelah bacaan Al Fatihah adalah guyonan yang kering dan tak lucu.
Juga soal tahiyat dimana pria yang akrab disapa Zulhas itu banyak umat Islam yang ingin bertahiyat dua jari karena cinta kepada Prabowo sebagai capres yang mereka dukung.
Cholil pun mengingatkan bahwa candaan tersebut bisa menyakiti hati umat Islam di Indonesia karena menjurus pada penistaan agama.
“Candaannya kering dan tak lucu. Mungkin bagi sebagian orang merasa agamanya dilecehkan atau bahkan ada yang menuntut minta maaf dan melaporkan. Tak pas disampaikan anda (Zulkifli Hasan),” tutur Cholil dilansir dari laman Suara.com, Rabu (20/12/2023).
Pihaknya pun juga menyayangkan candaan yang dilontarkan Zulkifli Hasan menyinggung soal cara beribadah umat Islam.
Menurut Cholil saat ini masyarakat sudah sadar dan cerdas dalam memiliki pandangan terhadap politik sehingga tidak pas jika dikaitkan antara syariat shalat dengan dukungan terhadap pasangan capres dan cawapres tertentu.
Baca Juga: Ratusan Alat Peraga Kampanye Tidak Sesuai Aturan di Ponorogo Belum Ditertibkan
“Kini orang pada sadar dengan politik rasional tapi anda bawa-bawa agama dalam candaan untuk memiliki paslon tertentu,” tegas Cholil.
“Cari candaan dan humor yang lucu aja dah, jangan nyerempet-nyerempet agama gitu,” tandasnya. (*rIZAL)
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
- 5 Pilihan Rice Cooker Panci Keramik yang Awet, Tahan Gores, dan Mudah Dibersihkan
- 25 Pengemis Haji Gocap di Kebayoran Baru Dikirim ke Panti Sosial
Pilihan
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
Terkini
-
Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir
-
Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat
-
Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!
-
Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass
-
Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!
-
Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah
-
Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar
-
Hormati Penyidikan KPK, Bupati Bogor Tegaskan Pelayanan Tetap 'Gas Terus' 100 Persen
-
Kolaborasi Kelompok Tani Cipicung dan SEG, Sulap 15 Ternak Jadi Modal Berkelanjutan
-
Dapat Protein dan Serat, Menkes Budi Kasih Tips Makan Warteg yang Sehat dan Murah