/
Selasa, 19 Juli 2022 | 20:18 WIB
PSSI Surati AFF Kasus Vietnam Vs Thailand, Netizen: Gini Keliatan Kerjanya/pssi.org (suara.com)

Depok.suara.com - PSSI ternyata benar-benar mempertimbangkan untuk meninggalkan AFF. Kabar ini memang santer terdengar setelah Timnas Indonesia merasa dirugikan pada kejuaraan AFF U-19 2022.

Kabar soal Indonesia keluar dari keanggotaan Asosiasi Sepak Bola Asia Tenggara, AFF, ternyata bukan gertakan semata. Bahkan, mereka sudah komunikasi dengan EAFF, Federasi Sepak Bola Asia Timur.

Hal itu disampaikan oleh Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan. Mantan Kapolda Metro Jaya itu menyebut EAFF menyambut dengan baik andai Indonesia mau bergabung.

"Sudah menyampaikan lewat Sekjen (Yunus Nusi). Mereka senang saja kalau kita masuk," kata Iriawan saat ditemui di Gedung Kemenpora, Senayan, Jakarta, Selasa (19/7/2022).

Meski demikian, belum ada keputusan mutlak dari PSSI. Kini, Iriawan menyebut pihaknya sedang mempertimbangkan dari berbagai aspek termasuk untung rugi.

"Pastinya akan kami diskusikan dengan matang ya. Terima kasih netizen untuk sarannya karena itu bukti kecintaan kepada tim nasional kita ya," sambungnya.

"Tapi harus kami diskusikan dengan matang, karena tidak memutuskan langsung karena kami harus menghitung untung ruginya, jadi kami hitung cost benefitnya," ia menambahkan.

Suporter Timnas Indonesia meminta PSSI mundur dari AFF menyusul kegagalan Timnas Indonesia U-19 menembus semifinal Piala AFF U-19 2022.

Kendati bermain apik di sepanjang turnamen, skuad Garuda Nusantara gagal lolos. Tergabung di Grup A, Timnas Indonesia, Vietnam dan Thailand mengantongi poin sama, yaitu 11.

Baca Juga: Kominfo Ancam Blokir Twitter Hingga WhatsApp Jika Tak Mendaftar PSE, Netizen: Siap-siap Chat Lewat PeduliLindungi

Kendati Indonesia unggul selisih gol dan punya poin yang sama, tim asuhan Shin Tae-yong tak mampu lolos karena kalah Head to Head dari Vietnam dan Thailand.

Hal tersebut membuat pendukung Timnas Indonesia murka karena regulasi yang digunakan AFF tersebut dianggap sudah usang.

Load More