Depok.suara.com, Dua kelompok gangster yang berasal dari Depok dan Jakarta yang diduga akan tawuran berhasil digagalkan Tim Patroli Printis Presisi (3P) Polres Metro Depok pada Minggu (24/7) dini hari di wilayah Cimanggis.
Anggota tim 3P dipimpin Wakatim 3P Aiptu Suwinta dibantu 12 personil sekitar pukul 02.00 WIB mendapat informasi bahwa mau ada tawuran antara dua kelompok gangster Depok-Bogor Bersatu (DBB) dengan Anak Lenteng Agung (ALA) di daerah Lenteng Agung, Jakarta Selatan.
"Dari total ada 20 motor yang berhasil diamankan empat unit motor dengan total pelaku ada 7 orang langsung diberhentikan berhasil dicegat anggota di Jalan Raya Bogor (Wifi), Cimanggis Kota Depok," ujar Wakatim 3P Aiptu Suwinta.
Lebih lanjut Suwinta mengatakan, ketujuh remaja yang diamankan masih rata-rata usia belasan tahun dan masih ada yang duduk di bangku sekolah SMP ada yang membawa sejumlah jimat.
"Saat kita lakukan penggeledahan para pelaku anggota tidak mendapatkan senjata tajam namun yang mengangetkan ada sejumlah jimat yaitu Bulu Prindu dan Semar Mesem," terangnya.
Berdasarkan keterangan para pelaku yang diamankan, lanjut Suwinta, sebelumnya kelompok pelaku gabungan gengster dari Sawangan, Pasir Putih dan Bogor ini tengah minum-minuman keras di daerag Stadiun Pakan Sari Kabupaten Bogor.
"Mereka bergerak kita ketahui live medsos di Instagram Cibinong akan bergerak menyerang kelompok ALA di daerah Lenteng Agung Jakarta Selatan melewati Jalan Raya Bogor,"katanya.
Akat tetapi dapat dicegah dan 20 motor yang berhasil amankan hanya 4 motor. Teman-teman lainnya pada bubar dan kocar-kacir.
Setelah itu ketujuh pelaku bersama empat motor jenis matik yang diamankan langsung sama anggota tim 3 P dibawa ke Polsek Cimanggis untuk proses penyelidikan lebih lanjut.
Baca Juga: Profil Gimpo FC, Klub Korsel yang Gawangnya Dijebol Asnawi Mangkualam
"Saat itu juga langsung kita serahkan ke para pelaku beserta barang bukti ke Polsek Cimanggis di SPKT,"katanya.
Ditangan mereka ditemukan jimat yang Bulu Prindu dan Semar mesem yang konon katanya dapat berkhasiat sebagai penarik cewet dan juga ada buat yang kebal bacok senjata tajam.
Terpisah Katim 3P, AKP Winam Agus mengatakan dari peristiwa ini melihat para ketujuh pelaku usia masih rata-rata belasan tahun dan masih ada yang duduk di bangku sekolah SMP agar para orang tua lebih memperhatikan anak-anaknya.
"Kita berharap orang tua lebih memantau para anak-anaknya untuk lebih diperhatikan lagi dan jika mau ke luar malam tidak diijinkan keluar sampai larur malam untuk mencegah salah pergaulan sehingga dapat berdampak negatif," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
-
Gempa M 4,2 Guncang Pacitan Terasa hingga Yogyakarta: 7 Orang Luka dan Sejumlah Bangunan Rusak
Terkini
-
Seni Teater Indonesian Culture Night, dari Anak Bangsa di NTU untuk Singapura
-
Review Film Even if This Love Disappears Tonight: Ide Cerita Unik Dikemas dengan Pedih
-
Terbongkar! Kemenkes Tegas soal Pasien BPJS PBI Dinonaktifkan: Rumah Sakit Wajib Tetap Tangani
-
Prabowo dan PM Australia Teken Traktat Keamanan Bersama
-
Jelang Final Piala Asia Futsal 2027, Hector Souto: Iran yang Seharusnya Tertekan
-
Purbaya Rotasi Pegawai Pajak usai OTT KPK, Kali Ketiga dalam Sebulan
-
Mengenal Ultra Low Contrast PCI, Pendekatan Tindakan Jantung yang Lebih Ramah Ginjal
-
Lontar dan Filosofi Kecukupan, Memahami Orang Sabu Lewat Sebatang Pohon
-
Kapten Jepang Menangis di Senayan, Akui Atmosfer Indonesia Arena Bikin Merinding
-
41 Kode Redeem FF 6 Februari 2026: Klaim Skin Sukuna, Gloo Wall Cosmic dan Parasut Jujutsu Kaisen