Depok.suara.com, Terkait ramainya pemberitaan relokasi atau pemindahan Gong Si Bolong di Kelurahan Tanah Baru Kecamatan Beji Depok lantaran dianggap menghambat arus lalu lintas hingga menuai sorotan dari anggota DPRD perihal Rekayasa Lalu lintas, akhirnya Dinas Perhubungan Kota Depok Angkat Bicara.
Kepala Seksi Perencanaan, Analisis dan Pengembangan Lalu Lintas Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Depok, Hindra Gunawan mengatakan, kalau ada pertanyaan apakah sudah ada rekayasa lalu lintas terkait pemindahan Gong Si Bolong, itu belum ada.
Pasalnya, kata Hindra, hingga kini pihaknya belum mendapat arahan apapun terkait hal tersebut dari Kepala Dinas, bahkan, informasi secara resminya pun kami belum terima.
"Memang belum ada rekayasa lalu lintasnya, karena informasinya pun belum ada," Hindra.
Biasanya, kata Hindra, jika ada sesuatu wacana apapun itu terkait rekayasa lalu lintas, ada permohonan berupa surat resmi ditujukan ke Dinas Perhubungan, kemudian dari Kepala Dinas ada disposisi ke bidang lalin.
"Nah terkait Gong Si Bolong belum ada, malah kami hanya mengetahui wacana tersebut dari pemberitaan media," terangnya.
Jadi, lanjut Hindra, sekali lagi kami tegaskan disini, Dishub belum ada informasi apapun terkait pemindahan Tugu Gong Si Bolong, jadi kami juga belum dapat menjawab secara detail atau melakukan tindaklanjut terkait hal tersebut.
"Jika sudah ada informasi secara resmi baru kami bisa lakukan tindak lanjut, seperti melakukan kajian atau paling tidak membuat telaahan staf terkait rekayasa lalu lintas untuk mengantisipasi potensi kemacetan," tandasnya.
Diberitakan sebelumnya, Terkait adanya pemindahan Tugu Gong Si Bolong yang berlokasi di Pertigaan Tanah Baru, Kecamatan Beji mendapat sorotan dari Anggota DPRD Depok Nurhasan.
Baca Juga: Korban Pemerkosaan Massal dan Saksi Pembunuhan: Pemerkosa Saya Dibebaskan
Nurhasan mempertanyakan jika tugu tersebut akan dipindahkan apakah sudah ada Manajemen Rekayasa Lalu Lintasnya.
"Kami rasa perlu adanya kajian rekayasa lalu lintas yang melibatkan beberapa stake holder seperti Dinas Perhubungan dalam pemindahan tugu gong si bolong,"katanya.
Lebih lanjut Nurhasan mengatakan, perlu adanya kajian yang matang salah satunya rekayasa lalu lintas pasca pemindahan tugu si bolong.
"Apakah sudah ada kajian yang matang terkait pemindahan Tugu Si Bolong, mau dipindah kemana itu tugunya,"katanya.
"Sampai saat ini sampai sejauh mana proses perkembangannya pemindahan Tugu Si Bolong," sambungnya.
Jika memamg dipindahkan ke lokasi lain, kata Nurhasan, jangan malah menimbulkan masalah baru seperti kemacetan atau masalah lainnya.
Tag
Berita Terkait
-
Anggota Dewan Pertanyakan Rekayasa Lalu Lintas Pemindahan Gong Si Bolong
-
Soal Pemindahan Tugu Gong Si Bolong, Nuroji : Jangan Sampai Menimbulkan Kemacetan Baru
-
Pendapatan Jakarta dari Hiburan Malam dan PKB Bakal Turun, DPRD: Orang Kaya Pada Pindah ke IKN Nusantara
-
PKL Kota Tua Tolak Direlokasi, Wagub Riza Patria: Jangan Utamakan Kepentingan Pribadi
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
Pilihan
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
-
Tsunami Terjadi di Halmahera Barat dan Bitung, Begini Ketinggiannya
-
Mencekam! SPBE di Cimuning Bekasi Terbakar Hebat, Langit Malam Berubah Merah
-
Buntut Polemik Suket Pendidikan Gibran, Subhan Palal Juga Gugat Pimpinan DPR-MPR
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
Terkini
-
ASN Ciamis Siap-Siap WFH atau Genjot Sepeda di Hari Jumat demi Hemat BBM
-
Review Film Mardaani 3: Rani Mukerji Hadapi Mafia Pengemis yang Kejam
-
Kejari Karo Masih Pikir-Pikir Usai Vonis Bebas Amsal Sitepu di Kasus Video Profil Desa di Karo
-
Seling Putus: Detik-Detik Menegangkan Jembatan Gantung Sukabumi Ambruk Seret Pemotor ke Dasar Sungai
-
Legendaris Sejak 1965, Ini 5 Fakta Soto Kuali Mbah Sumarsono yang Tak Pernah Sepi
-
5 Mobil Paling Efisien Bahan Bakar: Lincah Jagoan Perkotaan, Harga Mulai Rp50 Jutaan
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
Update Harga iPhone April 2026: Diskon Besar hingga 30%, Ini Daftar Lengkapnya
-
Prabowo Bangga pada Sugianto, PMI Penyelamat 7 Lansia dari Kebakaran di Korea Selatan
-
Balik Kerja setelah Momen Liburan yang Hangat: Mood Hilang, Realita Datang