Depok.suara.com, Terkait adanya pemindahan Tugu Gong Si Bolong yang berlokasi di Pertigaan Tanah Baru, Kecamatan Beji mendapat sorotan dari Anggota DPRD Depok Nurhasan.
Nurhasan mempertanyakan jika tugu tersebut akan dipindahkan apakah sudah ada Manajemen Rekayasa Lalu Lintasnya.
"Kami rasa perlu adanya kajian rekayasa lalu lintas yang melibatkan beberapa stake holder seperti Dinas Perhubungan dalam pemindahan tugu gong si bolong,"katanya.
Lebih lanjut Nurhasan mengatakan, perlu adanya kajian yang matang salah satunya rekayasa lalu lintas pasca pemindahan tugu si bolong.
"Apakah sudah ada kajian yang matang terkait pemindahan Tugu Si Bolong, mau dipindah kemana itu tugunya,"katanya.
"Sampai saat ini sampai sejauh mana proses perkembangannya pemindahan Tugu Si Bolong," sambungnya.
Jika memamg dipindahkan ke lokasi lain, kata Nurhasan, jangan malah menimbulkan masalah baru seperti kemacetan atau masalah lainnya.
Saat ini saja, lanjut Nurhasan, lalu lintas di lokasi tersebut menjadi kantong kemacetan lalu lintas, dan diharapkan jika tugu itu dipindahkan bisa memecahkan kemacetan lalu lintas.
"Artinya perlu perencanaan yang baik, sehingga nantinya di lokasi yang baru menjadi icon yang estekik dan menambah keindahan lokasi jalan," terangnya.
Baca Juga: BPJPH Dorong Optimalisasi Pendampingan Proses Produk Halal di NTB
"Kami harap posisi yang baru di harapkan strategis dan juga dapat membantu kenyamanan lingkungan," tambahnya.
Sementara itu, Lurah Tanah Baru Dicky Mahyudin belum dapat memastikan kapan Tugu Gong Si Bolong dipindahkan. Menurut dia, wewenang pemindahan tugu itu ada di tangan pihak Tol Cijago Seksi 3.
"Pihak tol bilangnya secepatnya untuk melakukan pembongkaran dulu karena memang sudah mengganggu lalin," ujar Dicky.
Dicky mengatakan, keberadaan tugu tersebut sudah tidak memungkinkan karena menghambat arus lalu lintas. Terlebih, jalan layang atau overpass Tol Cijago Seksi 3 telah beroperasi.
Pihaknya terbuka dengan penataan Tugu Gong Si Bolong yang baru yang rencananya desainnya dari warga.
“Dirapikan lagi, jadi tugu yang lama itu dihancurkan, dirobohkan nanti dibangun lagi yang baru. Ukurannya agak besar lebih besar sedikit sekitar 2×2 dan lebih bagus. Dan itu pun desainnya nanti dari warga tokoh, tapi nanti pembangunannya dari pihak tol yang bangun,” katanya.
Terkait pemindahan Tugu Si Bolong pihaknya sudah berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan Kota Depok.
Namun saat wartawan mengkonfirmasi kepada Kepala Dinas Perhubungan Eko Herwiyanto agar ditanyakan ke Bagian Lalu Lintas Dinas Perhubungan Kota Depok.
Gong Si Bolong adalah seni gamelan khas Kota Depok yang digunakan untuk mengiringi beberapa pertunjukan kesenian tradisional, di antaranya jaipong, wayang kulit Betawi, dan tari tayub. Jenis iringan musik gamelan Gong Si Bolong mengacu pada seni gamelan ajeng.
Berita Terkait
-
Soal Pemindahan Tugu Gong Si Bolong, Nuroji : Jangan Sampai Menimbulkan Kemacetan Baru
-
Pendapatan Jakarta dari Hiburan Malam dan PKB Bakal Turun, DPRD: Orang Kaya Pada Pindah ke IKN Nusantara
-
Capaian Vaksinasi Booster di Depok Masih Rendah
-
Kondisi Tak Memungkinkan, Tugu Gong Si Bolong Akan Direlokasi
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- 6 Sepatu Puma Wanita yang Lagi Diskon 55 Persen di Toko Resmi, Ada Model Lari hingga Sneaker
Pilihan
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
Terkini
-
Ryamizard Ryacudu Wafat, Rumah Duka Cikeas Dipadati Tokoh Militer dan Pejabat Negara
-
Ryamizard Ryacudu Tutup Usia, Putra Palembang yang Menembus Puncak TNI
-
Daftar Tanggal Merah Juni 2026: Ada Long Weekend di Awal Bulan, Waktunya Healing!
-
Karhutla Riau: Pasir Limau Kapas Padam, Rantau Bais, Sokoi dan Kandis Masih Membara
-
Meriah! Kris Dayanti Ungkap Pernikahan Azriel dan Sarah Menzel Bakal Libatkan 3 Budaya
-
Remaja Putri Tewas Terjebak Saat Api Mengamuk di Bengkel Cikupa
-
BBKSDA Riau Halau 11 Gajah yang Masuk Pemukiman, Rusak Kebun Semangka
-
Jokowi Akan Sambangi Sejumlah Daerah, Pengamat Soroti Strategi Politik Jangka Panjang
-
BPR Pontianak Disebut Garda Terdepan UMKM, Mengapa Banyak Usaha Kecil Masih Sulit Naik Kelas?
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend