Depok.suara.com, Keberangkatan Ratusan Pekerja Migran Indonesia yang akan berangkat ke Kamboja berhasil digagalkan Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) melalui Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Sumatera Utara bersama instansi terkait lainnya.
Kepala BP2MI, Benny Rhamdani mengatakan bahwa pihaknya mendapat informasi dari Kementerian Luar Negeri dan Kementerian Perhubungan Udara bahwa akan ada pemberangkatan WNI/calon PMI ke Kamboja menggunakan pesawat charter Lion Air JT-5385 sebanyak 645 orang melalui Bandara Kuala Namu dan Bandara Soekarno-Hatta.
Lebih lanjut Benny mengatakan, Pemberangkatan untuk kloter pertama sebanyak 215 WNI/calon PMI akan diberangkatkan melalui Bandara Kuala Namu, Medan.
"Setelah mendapat informasi tersebut, BP2MI Pusat memerintahkan kepada BP3MI Sumatera Utara untuk melakukan pencegahan,” katanya, Selasa (23/8/2022) seperti dikutip laman resmi BP2MI.
Benny menuturkan, Saat ini sebanyak 210 WNI/PMI terkendala ini telah pulang ke daerah asal masing-masing secara mandiri.
Mereka berasal dari DKI Jakarta sebanyak 106 orang, Jambi sebanyak 26 orang, Sumatera Utara sebanyak 24 orang, Jawa Barat sebanyak 21 orang, Kalimantan Barat sebanyak 17 orang, Lampung sebanyak 6 orang, Jawa Tengah sebanyak 4 orang, Jawa Timur sebanyak 2 orang, Sumatera Selatan sebanyak 1 orang, Aceh sebanyak 1 orang, Sumatera Barat sebanyak 1 orang, Kalimantan sebanyak 1 orang.
Pada saat proses pencegahan tersebut, kata Benny, terdapat dua orang kabur, sedangkan sisanya telah menjalani pemeriksaan di Kepolisian Daerah Sumatera Utara yang telah menetapkan lima orang tersangka yaitu Gerry, Ko Bacang alias Cahyadi, Daud Indra alias Aboi, Ahmad Cerdas Kahar (DPO) dan Alder (DPO), dua (dua) di antaranya merupakan Calon PMI yang akan diberangkatkan.
"Ini merupakan bukti bahwa Negara hadir dan tidak akan kalah oleh sindikat pemberangkatan calon PMI ilegal," katanya.
Baca Juga: 4 Modal Basic yang Harus Dimiliki Pebisnis dalam Membuat Konten
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Skandal Makan-Minum: Mantan Wakil Ketua DPRD Jember dan Eks Istri Terbukti Korupsi
-
Mobilitas Kian Padat, Hyundai New CRETA Hadirkan Kabin Nyaman untuk Temani Setiap Perjalanan
-
Kendal Tornado FC Datangkan Kiper Timnas Indonesia U-20 Er Deva Aulia Egon
-
Danantara Mulai Bidik Saham BEI
-
Kertajati Disiapkan Jadi Hub Dirgantara, Pemerintah Bidik Pasar Asia Pasifik US$138 Miliar
-
TVS Apache Rayakan 7 Juta Pengendara di 90 Negara, Perkuat Warisan Balap Lewat Kampanye Global
-
Rupiah Konsisten Menguat, Tapi Masih di atas Rp18.000 per Dolar AS
-
Muktamar ke-35 PBNU Segera Digelar: Gus Ipul Ungkap Sosok yang Berpeluang Pimpin Nahdlatul Ulama
-
Punya Kuasa Ambil Alih Kasus Febrie, KPK: Tapi Bukan Seperti Memungut Barang di Jalan!
-
Isu Appi Pindah ke Partai Gerindra Menguat