/
Selasa, 13 September 2022 | 22:26 WIB
Viral prajurit TNI kirim pesan ke Effendi Simbolon. (Twitter)

Depok.suara.com - Pernyataan anggota Komisi I DPR RI dari PDIP Effendi Simbolon memancing reaksi keras dari sejumlah prajurit TNI Angkatan Darat. Hal ini terlihat dari beredarnya video pernyataan tidak terima dari prajurit TNI yang disebut bak gerombolan melebihi organisasi masyarakat (ormas).

Dijelaskan oleh Kepala Dinas Penerangan TNI AD (Kadispenad) Brigjen Hamim Tohari bahwa aksi para prajurit itu dilakukan secara spontan. Meski berstatus sebagai prajurit TNI, namun Hamim menganggap mereka memiliki hak untuk menyampaikan aspirasinya melalui media sosial.

"Saat ini siapa pun bisa menyampaikan dan mengakses apapun melalui medsos," kata Hamim saat dikonfirmasi Suara.com, Selasa (13/9/2022).

Namun dirinya menegaskan bahwa
Organisasi atau pimpinan TNI AD tidak pernah mengeluarkan instruksi atau perintah untuk melakukan hal tersebut.

Dirinya menyatakan bahwa pernyataan itu tidak hanya menyinggung para prajurit TNI. Tetapi, masih banyak bagian dari masyarakat yang juga melakukan hal serupa.

"Bahkan dari masyarakat juga, atas pernyataan seorang tokoh di ruang publik yang dianggap memancing kegaduhan."

Tuntut Effendi Simbolon Minta Maaf

Ucapan anggota Komisi I DPR RI Effendi Simbolon yang menyebut TNI seperti gerombolan melebihi ormas memantik amarah dari prajurit TNI. Salah satunya ialah Kopral Dua Arif yang menuntut Effendi untuk segera meminta maaf.

Permintaan Kopda Arif tersebut diabadikannya ke dalam sebuah rekaman video yang pada akhirnya tersebar di media sosial. Video itu juga diunggah oleh Ruhut Sitompul melalui akun Twitternya.

Baca Juga: Pria Warga Mesuji Ditemukan Tewas di Pinggir Jalan, Diduga Korban Tabrak Lari

Dalam videonya, Kopda Arif mengaku tidak terima dengan pernyataan Effendi.

"Hei kau Effendi Simbolon anggota Komisi I DPR RI, saya kopral, saya tidak terima TNI dikatakan seperti gerombolan!," kata Kopda Arif dalam video yang diunggah @ruhutsitompul pada Senin (12/9/2022).

Kopda Arif kemudian meminta kepada Effendi untuk meminta maaf kepada institusi TNI. Apabila tidak dilakukan, Kopda Arif mengancam akan mencari Effendi kemanapun.

"Saya minta kamu segera minta maaf secara terbuka kepada TNI kalau kamu tidak minta maaf sampai di manapun kamu akan cari sampai ke ujung dunia! Kopral Dua Arif," tegasnya.

Sumber: Suara.com

Load More