Depok.suara.com - Satu planet berbatu di luar sistem Tata Surya kita yang mungkin bisa mendukung kehidupan telah ditemukan oleh tim saintis internasional, termasuk ilmuwan-ilmuwan dari Universitas Birmingham, Inggris.
Planet ini dikenal dengan nama SPECULOOS-2c. Planet tersebut berukuran sekitar 40% lebih besar dari Bumi. Sehingga, mampu menampung banyak mahluk.
Mengutip dari BBC, temperatur di permukaan SPECULOOS-2c membuat para saintis meyakini bahwa planet ini bisa dihuni oleh manusia, karena semestinya tidak membuat air menguap atau membeku. Dengan kata lain, di permukaan planet ini, air dalam bentuk cair bisa dipertahankan.
"Ukurannya lebih besar Bumi, sekitar 40% lebih besar. Temperatur di permukaan planet ini bisa mendukung air dalam bentuk cair, yang berarti planet ini punya potensi bisa dihuni," kata Georgina Dransfield, salah satu anggota tim ilmuwan yang menemukan SPECULOOS-2c.
Amaury Triaud, guru besar eksoplanetologi di Universitas Birmingham, yang terlibat aktif dalam proyek penemuan planet ini menjelaskan, bahwa zona yang bisa dihuni adalah konsep di mana satu planet punya kondisi atmosfer dan geologi yang mirip dengan Bumi. Menurutnya, zona tersebut terdapat air yang mengendap selama miliaran tahun.
"Zona yang bisa dihuni ini semestinya bisa mendukung keberadaan air dalam bentuk cair selama miliaran tahun," tambah Triaud.
Ada beberapa planet yang bisa dihuni
Lokasi SPECULOOS-2c sekitar 100 tahun cahaya dari Bumi. Dalam astronomi, satu tahun cahaya setara dengan 9,4 triliun kilometer.
Sejauh ini, tidak banyak informasi yang didapat tentang SPECULOOS-2c, di luar ukurannya dan lamanya planet ini mengelilingi mataharinya, dikenal dengan LP 890-9, yaitu 8,5 hari.
Baca Juga: Mengenal A.R Baswedan, Pendiri Partai PAI dan Pernah Menjadi Ketua KNIP
Tim ilmuwan berharap teleskop ruang angkasa James Webb akan membantu para saintis mengungkap atmosfer dan kandungan planet ini.
Mengomentari penemuan SPECULOOS-2c, Beth Miller dari University of Edinburgh kepada New Scientist mengatakan, fakta bahwa planet ini berada cukup dekat dengan mataharinya bisa membuat potensi dihuni menjadi lebih kecil, karena semakin dekat ke matahari yang dikelilingi, berarti planet tersebut menerima radiasi yang sangat kuat.
Di kalangan para ilmuwan, sejauh ini ada beberapa planet di luar sistem Tata Surya yang berpotensi mendukung kehidupan. Antaranya adalah LP 890-9b dan TRAPPIST-1e yang ditemukan pada 2016.
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo JSM Superindo Minggu Ini, Kue Lebaran dan Biskuit Kaleng Cuma Rp15 Ribuan
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Palembang
- Apakah Ada Penukaran Uang Baru BI Pintar Periode 3? Ini Pengumuman Pastinya
- 5 Body Lotion Terbaik untuk Memutihkan Kulit Sebelum Lebaran
- Di Balik Serangan ke Iran: Apa yang Ingin Dicapai AS dan Israel?
Pilihan
-
Here We Go! Elkan Baggott Kembali Dipanggil ke Timnas Indonesia
-
Sejumlah Artis Mendatangi Rumah Duka Vidi Aldiano, Wartawan Dilarang Masuk
-
Setelah Bertahun-tahun Berjuang, Inilah Riwayat Kanker Ginjal Vidi Aldiano
-
Vidi Aldiano Meninggal Dunia Sabtu 7 Maret Pukul 16.33 WIB
-
Vila di Bali Disulap Jadi Pabrik Narkoba, Bea Cukai-BNN Tangkap Dua WN Rusia dan Sita Lab Rahasia!
Terkini
-
Libur Lebaran di Rumah Aja? Intip 'Surga' Staycation Baru di BSD yang Ramah Keluarga dan Bikin Betah
-
7 Rekomendasi HP Murah Rp2 Jutaan RAM 8 GB Terbaik Maret 2026, Ada Redmi hingga Vivo
-
Hadir di Acara Golkar, Pramono Anung Merasa Di Rumah Sendiri
-
Jusuf Kalla: Kebijakan Ekonomi Presiden Prabowo Harus Dievaluasi Total
-
32 Kode Redeem FC Mobile 8 Maret 2026, Sikat 10.000 Gems dan Cek Bocoran Hero Batistuta
-
Lebih dari Sekadar Penyanyi: 5 Fakta Karier Vidi Aldiano yang Jarang Diketahui Publik
-
10 Potret Sheila Dara Aisha Setia Dampingi Vidi Aldiano Lawan Kanker Ginjal hingga Akhir
-
Timur Tengah Memanas, Panglima TNI Perintahkan Prajurit Siaga 1
-
5 Rekomendasi Cushion yang Tahan Lama untuk Lebaran, Awet dan Minim Oksidasi
-
Ahmad Albar Kenang Donny Fattah, Bassist God Bless yang Disiplin dan Tak Pernah Tinggalkan Salat