Depok.suara.com - Pesulap Merah alias Marcel Radhival mengaku tidak gentar dengan aksi para dukun yang terus menyerangnya. Dia mengaku tetap akan mengedukasi masyarakat agar tak percaya dukun dengan konten kesaktiannya.
"Dengan adanya konten tarung sakti sama dukun, kan banyak yang percaya itu asli," ujar Pesulap Merah dalam Pagi Pagi Ambyar Trans TV, Jumat (16/9/2022), dikutip dari Suara.com, Sabtu (17/9/2022).
Pesulap Merah mengaku tahu betul mengenai konten-konten yang
menyajikan tayangan semacam itu semuanya hanya rekayasa. Bahkan jumlah bayaran untuk para dukun itu saat beraksi.
"Saya tahu kok berapa bayaran buat pura-pura jadi dukun. Terus mental-mentalannya gimana, latihan akting dari pagi sampai sorenya gimana," kata Pesulap Merah.
Pesulap Merah tidak pernah mempermasalahkan ksi para dukun sakti, asal mereka menjelaskan kepada publik bahwa konten mereka hanya untuk hiburan.
Namun kenyataannya, Pesulap Merah menyebut banyak dari mereka yang tidak memberi penjelasan ke penonton bahwa konten adu kesaktian hanya rekayasa.
"Itu kan miris banget. Harusnya itu cuma hiburan, tapi sama masyarakat Indonesia dijadikan tuntunan," kata Pesulap Merah.
"Dari komentar-komentarnya banyak yang menganggap itu serius loh. Padahal hiburan itu harusnya, menurut saya pribadi, itu bohongan semua," kata seteru Gus Samsudin itu melanjutkan.
Selagi mereka yang mengaku punya kesaktian tak henti menyajikan konten di media sosial, Pesulap Merah menegaskan akan terus membongkar trik-trik mereka.
"Ini untuk kepentingan umum," ucap Pesulap Merah.
Sosok Pesulap Merah jadi sorotan usai menyoroti praktek pengobatan spiritual Gus Samsudin yang diambil dari salah satu video di YouTube.
Dalam videonya, Pesulap Merah mengkritik konten pengobatan spiritual milik Gus Samsudin yang ia sebut memakai trik sulap untuk mengelabui pasien demi menggaet kepercayaan masyarakat.
Pesulap Merah bahkan sempat mencoba datang ke padepokan milik Gus Samsudin di Blitar, Jawa Timur untuk membuktikan ucapannya. Namun kedatangannya malah memicu kegaduhan warga sekitar padepokan hingga berujung ricuh.
Terbaru, Pesulap Merah juga dianggap menyinggung profesi pawang hujan setelah menyebut hasil wawancara Rara soal partisipasinya di MotoGP Mandalika sebagai lelucon.
Sumber: Suara.com
Berita Terkait
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
Terkini
-
Viral! Fans Seksi Panama Jacky Guzman Ramal Timnya Kalahkan Inggris di Piala Dunia 2026
-
Survei: 81% Pekerja RI Merasa Gajinya Adil, Tapi Tak Semua Bahagia
-
Suatu Malam bersama Tiga Peronda Misterius
-
Adu Gengsi 56 Klub Terbaik Tanah Air, Kejurnas Antarklub Basket U16 & U18 2026 Resmi Dimulai!
-
Kepercayaan Rakyat ke Polri Meroket, Rudianto Lallo: Modal Besar Tingkatkan Pelayanan
-
Kepercayaan Publik ke Polri Tembus 82,4 Persen, Sari Yuliati: Hasil Kerja Nyata dan Konsistensi
-
Serial Anime RE:BEL ROBOTICA Resmi Diumumkan, Berlatar Shibuya Tahun 2050
-
Video Viral Momen Memalukan Leon Goretzka Usai Jerman Dipecundangi Ekuador
-
Ritual Tanda Salib Lionel Scaloni dan Alasan Ogah Rayakan Gol Argentina
-
Iran vs Everybody di Piala Dunia 2026, Mehdi Taremi: Infantino Omong Kosong, FIFA Tak Adil