/
Sabtu, 17 September 2022 | 10:34 WIB
Marcel Radhival alias Pesulap Merah (YouTube Marcel Radhival)

Depok.suara.com - Pesulap Merah alias Marcel Radhival mengaku tidak gentar dengan aksi para dukun yang terus menyerangnya. Dia mengaku tetap akan mengedukasi masyarakat agar tak percaya dukun dengan konten kesaktiannya.

"Dengan adanya konten tarung sakti sama dukun, kan banyak yang percaya itu asli," ujar Pesulap Merah dalam Pagi Pagi Ambyar Trans TV, Jumat (16/9/2022), dikutip dari Suara.com, Sabtu (17/9/2022).

Pesulap Merah mengaku tahu betul mengenai konten-konten yang 
menyajikan tayangan semacam itu semuanya hanya rekayasa. Bahkan jumlah bayaran untuk para dukun itu saat beraksi.

"Saya tahu kok berapa bayaran buat pura-pura jadi dukun. Terus mental-mentalannya gimana, latihan akting dari pagi sampai sorenya gimana," kata Pesulap Merah.

Pesulap Merah tidak pernah mempermasalahkan ksi para dukun sakti, asal mereka menjelaskan kepada  publik bahwa konten mereka hanya untuk hiburan.

Namun kenyataannya, Pesulap Merah menyebut banyak dari mereka yang tidak memberi penjelasan ke penonton bahwa konten adu kesaktian hanya rekayasa.

"Itu kan miris banget. Harusnya itu cuma hiburan, tapi sama masyarakat Indonesia dijadikan tuntunan," kata Pesulap Merah.

"Dari komentar-komentarnya banyak yang menganggap itu serius loh. Padahal hiburan itu harusnya, menurut saya pribadi, itu bohongan semua," kata seteru Gus Samsudin itu melanjutkan.

Selagi mereka yang mengaku punya kesaktian tak henti menyajikan konten di media sosial, Pesulap Merah menegaskan akan terus membongkar trik-trik mereka.

Baca Juga: Peluang Putri Candrawathi Ditahan Usai Ditetapkan Tersangka dalam Kasus Pembunuhan Brigadir J, Kejagung Beberkan Hal Ini

"Ini untuk kepentingan umum," ucap Pesulap Merah.

Sosok Pesulap Merah jadi sorotan usai menyoroti praktek pengobatan spiritual Gus Samsudin yang diambil dari salah satu video di YouTube.

Dalam videonya, Pesulap Merah mengkritik konten pengobatan spiritual milik Gus Samsudin yang ia sebut memakai trik sulap untuk mengelabui pasien demi menggaet kepercayaan masyarakat.

Pesulap Merah bahkan sempat mencoba datang ke padepokan milik Gus Samsudin di Blitar, Jawa Timur untuk membuktikan ucapannya. Namun kedatangannya malah memicu kegaduhan warga sekitar padepokan hingga berujung ricuh.

Terbaru, Pesulap Merah juga dianggap menyinggung profesi pawang hujan setelah menyebut hasil wawancara Rara soal partisipasinya di MotoGP Mandalika sebagai lelucon.

Sumber: Suara.com

Load More