Foto / News
Rabu, 13 Mei 2026 | 06:00 WIB
Pekerja menyulam kain kiswah dengan benang emas di King Abdulaziz Complex, Kota Makkah, Arab Saudi, Selasa (12/5/2026). [ANTARA FOTO/Citro Atmoko/app/kye]
Pekerja menyulam kain kiswah dengan benang emas di King Abdulaziz Complex, Kota Makkah, Arab Saudi, Selasa (12/5/2026). [ANTARA FOTO/Citro Atmoko/app/kye]
Pekerja menyulam kain kiswah dengan benang emas di King Abdulaziz Complex, Kota Makkah, Arab Saudi, Selasa (12/5/2026). [ANTARA FOTO/Citro Atmoko/app/kye]
Pekerja menyulam kain kiswah dengan benang emas di King Abdulaziz Complex, Kota Makkah, Arab Saudi, Selasa (12/5/2026). [ANTARA FOTO/Citro Atmoko/app/kye]
Umat Islam memanjatkan doa di depan Kabah di Masjidil Haram, Makkah, Arab Saudi, Kamis (23/4/2026). [ANTARA FOTO/Citro Atmoko/sgd/YU]

Suara.com - Pekerja menyulam kain kiswah dengan benang emas di King Abdulaziz Complex, Kota Makkah, Arab Saudi, Selasa (12/5/2026).

Pabrik yang telah memproduksi kiswah untuk Ka'bah berturut-turut sekitar 100 tahun tersebut juga memproduksi kiswah yang dibuat untuk menutupi makam Nabi Muhammad SAW di Madinah.

Menjelang musim haji 2026, otoritas Arab Saudi juga mulai melakukan pengangkatan bagian bawah kiswah Ka'bah untuk menjaga kain tetap bersih dan terhindar dari kerusakan akibat sentuhan jutaan jamaah selama tawaf.

Kompleks King Abdulaziz diketahui memproduksi kiswah menggunakan sutra hitam serta benang emas dan perak dengan proses pengerjaan oleh ratusan pengrajin. Kiswah baru nantinya kembali dipasang saat pergantian tahun Hijriah usai rangkaian ibadah haji selesai. [ANTARA FOTO/Citro Atmoko/app/kye]

Load More