Depok.suara.com - Belum lama, terjadi kasus bullying yang dilakukan pada anak istimewa. Dalam video yang beredar, pelaku menginjak korban bullying. Sementara, korban hanya bisa menangis meratapinya.
Ini tentu bukan hal yang bisa di anggap remeh. Pasalnya, dampak dari kasus bullying tidak main-main. Terlebih yang terjadi pada anak-anak.
Mungkin sejauh ini kita mudah mengetahui dampak jangka pendek yang mudah dikenali. Seperti luka memar, stres, trauma, hingga depresi yang mendera para korban bullying.
Lebih dari itu, jangan lupa bahwa kasus bullying pada anak-anak juga memberikan dampak jangka panjang yang cukup mengkhawatirkan.
Dampak bullying dalam jangka panjang
Bullying adalah tindak perilaku penindasan atau perundungan yang dilakukan secara sengaja oleh orang atau kelompok tertentu. Di Indonesia kasus bullying terus memakan korban, baik di kalangan anak-anak, remaja hingga orang dewasa.
Meski aturan dan regulasi ketat dari pemerintah terus digalakkan untuk menekan angka kasus bullying, namun laporan kasusnya masih saja terus terjadi. Maka itu, penting bagi masyarakat luas untuk lebih memahami dampak jangka panjang dari kasus bullying pada anak-anak.
Seperti dilansir Very Well Family, berikut sejumlah dampak yang diakibatkan dari kasus bullying.
Dampak sosial dan emosional
Baca Juga: Siap Menyambut KTT G20, Begini Potret Penataan Jalan Tol Bali Mandara
Anak-anak yang sering menjadi sasaran perundungan seringkali menderita baik secara emosional maupun sosial. Mereka tidak hanya kesulitan untuk berteman, tetapi juga kesulitan untuk menemukan persahabatan yang sehat.
Dampak seperti itu merupakan bagian dari trauma yang berhubungan langsung dengan apa yang pernah mereka rasakan di masa lalu. Hal tersebut juga dapat terjadi akibat perasaan rendahnya harga diri akibat perlakuan tidak menyenangkan yang terjadi secara terus-menerus.
Dalam hal ini, dampak jangka panjangnya dapat membuat dirinya merasa menjadi "pecundang" hingga dewasa. Jelas, hal terparah dari dampak tersebut adalah kurangnya rasa percaya diri dan benar-benar dapat membatasi segala potensi yang dia miliki untuk lebih berkembang.
Dampak fisik
Selain memar atau luka akibat perundungan fisik, dampak jangka panjang dari bullying juga memicu kecemasan berkepanjangan. Stres yang dialami para korban bullying bisa memicu berbagai masalah kesehatan, termasuk lebih mudah sakit, menderita maag atau penyakit lain yang disebabkan oleh kecemasan berlebih.
Anak-anak yang menjadi korban bullying juga kerap merasakan sakit perut hingga sakit kepala.
Berita Terkait
-
Jawab Pertanyaan soal Islam Dianggap Intoleransi, Habib Hesein Jafar Al Hadar: Tolaran Itu Ada Batasnya
-
Pelaku Pembullyan Anak SLB di Tangkap, Warganet : Manusia Itu Punya Hati
-
Viral! Pria Bacok Wanita Ditengah Jalan, Warga Hanya Menonton
-
Cyber Polri Beli HP Terduga Bjorka Seharga Rp5 Juta, Warganet : Demi Mengembalikan Kepercayaan Rakyat
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
Terkini
-
Bisa Jadi Pintu Masuk HIV: 19 dari 20 Remaja Jakarta Terinfeksi Penyakit Menular Seksual
-
The Hunger Games: Sunrise in the Reaping Tampil Lebih Gelap, Ini Bocoran Trailernya
-
BRI Perkuat Digitalisasi, Tebus Gadai di BRImo Dapat Cashback 10%
-
Polda Kepri Tetapkan Bripda AS Tersangka, Inilah Kronologi Tewasnya Polisi Muda
-
Perkuat Ekosistem Digital, BRI Hadirkan Fitur Tebus Gadai di BRImo
-
BRI Luncurkan Fitur Tebus Gadai di BRImo, Promo 10% Sampai Juni 2026
-
Jelang Lawan PSG, Szoboszlai Tantang Fans Liverpool: Percaya Gak The Reds Bisa Comeback?
-
Reformasi OJK Sukses Tingkatkan Transparansi Pasar Modal Indonesia
-
Tebus Gadai di SuperApps BRImo, BRI Hadirkan Cashback 10%
-
Transaksi Tebus Gadai Kini Bisa via Super Apps BRImo dari BRI, Cashback 10% Menanti