Depok.suara.com - Tiga Hari sebelum diamankan Tim Cyber Mabes Polri, HP milik Muhammad Agung Hidayatullah alias MAH (21), dibeli oleh seseorang. Menurut keluarga MAH, orang yang membeli HP tersebut mengaku sebagai polisi.
"Untuk barang bukti katanya, ponsel diminta seseorang ngaku polisi. Polisi juga sae (baik), kasih uang Rp 5 juta," kata Noviani yang dirangkum dari berbagai sumber.
Noviani mengaku, sang adik tak cerita lebih detail lagi. Noviani tak tahu adiknya bertemu dengan polisi tersebut di mana.
"Sebelum kejadian (diamankan), detailnya kurang tahu, adik yang tahu. Transaksi uang Rp 5 juta," tambah Noviani.
Selain ke Noviani, MAH juga cerita soal HP-nya kepada sang ibu, Suprihatin. Suprihatin juga tahu HP anaknya diganti sebesar Rp 5 Juta.
Makanya, MAH senang-senang saja dapat uang Rp 5 juta. Dia langsung beli HP baru.
"Dikasih uang Rp 5 juta, katanya buat beli ponsel baru sebagai pengganti ponsel yang dibawa polisi. Akhirnya ya memang dibelikan ponsel lagi oleh anak saya," ungkap perempuan yang akrab disapa Prihatin tersebut.
Kejadian ini lantas menjadi viral di media sosial dan mengundang perhatian netizen. Banyak yang menyangka kalau kasus ini adalah drama yang di buat oleh polisi.
"Dramanya lucu yak," ujar seorang warganet.
Baca Juga: Foto Kebersamaan V BTS dan Jennie BLACKPINK Tersebar, Netizen Sebut Langgar Privasi Idola Mereka
"Demi kehormatan dan mengembalikan kepercayaan rakyat, perlu di apresiasi," ujar lainnya.
Selain itu, warganet juga berharap pemuda Madiun yang ditangkap mendapatkan bantuan hukum. Karena, kasus ini belum ada bukti yang jelas.
"Kasihan, semoga pemuda ini dapat bantuan hukum, sehat-sehat, rejekinya lancar. Pihak yang seharusnya melindungi dan mengayomi malah justru seperti itu," kata warganet.
"Nasibmu rakyat miskin yang ga dapet bantuan hukum buat pembelaan," pungkas netizen.
Sementara itu, pengakuan senada juga disampaikan oleh Zeda Dwi Hersanto, bos dari MAH. MAH yang sehari-hari menjaga stan es milik Zeda sempat curhat. HP-nya error sekitar seminggu sebelum penangkapan.
Saat HP error, justru ada orang yang mau membelinya. Namun, Zeda tak tahu pasti siapa yang membeli HP tersebut. Anak buahnya tak cerita lebih detail.
"Ponselnya rusak seminggu sebelum penangkapan, katanya sering heng kalau buat WhatsApp. Katanya dijual, ada yang beli Rp5 juta," terang Zeda.
Menurut Zeda, HP milik MAH bermerk Xiaomi Redmi note 10 pro. Ia menjelaskan, kalau harga HP tersebut tidak sampai Rp5 juta.
"Dulu belinya sekitar Rp3 juta. Dijual Rp 5 juta, tiga hari sebelum penangkapan," imbuhnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- 3 Rekomendasi Air Cooler 50 Watt yang Dingin Maksimal dan Suaranya Senyap
- Mulai Besok Kendaraan Nunggak Pajak Dilarang Isi BBM Bersubsidi
- 3 Sepatu Running Brodo Terlaris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 7 Sunscreen Tone Up Terbaik untuk Kulit Kusam sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Resmi! Muktamar NU ke-35 akan Digelar di Ponpes Bahrul Ulum Jombang
-
Babak Belur Emiten Kaesang: Hanya Mampu Bayar Buruh Harian dan Operasikan Satu Pabrik
-
Roy Suryo Menang Praperadilan! Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Tidak Sah
-
Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
Terkini
-
Viral Minta Uang ke Sopir Pakai Seragam Polisi, Eks Bripka di Lubuk Linggau Ditangkap
-
Mengapa Pengembalian Amplop Belum Tentu Membebaskan Raja Juli Antoni dari Pidana?
-
Mulai Hari Ini, Isi Solar Subsidi di 10 SPBU Palembang Wajib Ikuti Aturan Baru
-
Sembunyi di Balik Lemari! Polisi Sita Rp67 M dari Cafe de'CLAN yang Diduga Milik Jampidsus Febrie
-
Mobil Masuk Kolong Truk Mogok di Bypass Palembang, Begini Kronologi Kecelakaannya
-
Mandala Krida Terkendala Status Hukum, Erick Thohir Siap Jembatani Pemda dan KPK
-
Brankas Berisi Dolar Disita di Cafe de'CLAN, Nama Jampidsus Febrie Adriansyah Ikut Terseret
-
Akses Keputren dan Ruang Pusaka Masih Dikunci, Revitalisasi Keraton Solo Terhambat
-
Dari Cafe de'CLAN Signature ke Pacific Place, Polisi Kejar Aliran Duit Korupsi PLTU hingga Asabri!
-
Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah Dijaga Ketat Tentara Usai Polisi Geledah Kafe deClan Signature