/
Selasa, 04 Oktober 2022 | 07:00 WIB
Potret Nugroho Setiawan, satu-satunya orang Indonesia yang kantongi lisensi FIFA Security Officer. (PSSI)

Depok.suara.com - Pemerintah akhirnya membentuk Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF) pada Senin (3/10/2022) untuk mengusut Tragedi Kanjuruhan yang menewaskan setidaknya 125 orang pada Sabtu (1/10/2022) lalu.

TGIPF ini diketuai oleh Menko Polhukam Mahfud MD dan beberapa 
nama yang tergabung beranggotakan
13 orang, mulai dari menteri, akademisi, jurnalis, mantan pengurus PSSI, hingga mantan pemain Timnas Indonesia.

Salah satu sosok yang masuk dalam. TGIF adalah Nugroho Setiawan. Dia merupakan eks Security Officer PSSI. Setelah keluar dari federasi, Nugroho menjabat sebagai security officer di Konfederasi Sepakbola Asia (AFC).

Nugroho Setiawan bukanlah orang asing di bidang pengamanan pertandingan sepakbola. Ia telah terjun di bidang keamanan sepakbola sejak menjadi Security Officer Pelita Jaya pada 2008 silam.

Nugroho kemudian menjadi Head of Infrastructure, Safety, and Security PSSI. Ia memiliki lisensi Security Officer dari FIFA dan AFC, menjadi satu-satunya security officer aktif di Indonesia yang mengantongi lisensi FIFA.

Sebagai pengurus PSSI di bidang keamanan, Nugroho umumnya dilibatkan dalam pertandingan-pertandingan seremonial dan pertandingan dengan status berisiko tinggi.

Selain terjun ke bidang keamanan sepakbola, lulusan Sastra Rusia Universitas Indonesia ini pernah menjadi konsultan ahli manajemen pengamanan di berbagai perusahaan, antara lain Perusahaan Listrik Negara (PLN) dan Sucofindo.

Selain itu, berdasarkan wawancara Nugroho yang dimuat laman resmi PSSI pada April 2018, ia juga menjadi pengajar untuk sertifikasi manajer keamanan.

Baca Juga: 4 Isu Besar Sektor Ekonomi Kreatif Jadi Bahasan Konferensi WCCE 2022

Load More