/
Selasa, 04 Oktober 2022 | 15:14 WIB
Potret Ade Armando (instagram@adearmando_official)

Depok.suara.com, Setelah sempat heboh beberapa waktu lalu, kini Ade Armando kembali membuat penyataan kontroversial terkait kasus tragedi Stadion Kanjuruhan Malang yang menelan ratusan Korban jiwa.

Dalam sebuah video yang diunggah dikanal youtube Cokro TV terlihat Ade Armanda tengah menanggapi perihal kasus tragedi Stadion Kanjuruhan dan dalam unggahan tersebut berjudul Kok Polisi yang disalahkan dalam tragedi Kanjuruhan.

Berdasarkan hasil pantauan, unggahan tersebut sudah ditonton 172.989 orang pengguna youtube.

Dalam video tersebut Ade Armando menyatakan bahwa dirinya menilai yang jadi akar permasalahan dari tragedi Kanjuruhan adalah suporter Arema FC alias Aremania.

Selain itu Ade Armando juga mengajak untuk bersikap objektif dalam melihat tragedi Kanjuruhan.

Dalam video tersebut juga, Ade Armando menyebut suporter Arema sombong seperti preman masuk lapangan dan dianggap melanggar peraturan stadion.

"Yang jadi pangkal masalah adalah suporter Arema yang sok jagoan melanggar semua peraturan dalam stadion dengan gaya preman masuk ke lapangan, petentengan," katanya seperti dilansir kanal youtube Cokro TV.

Menurut Ade Armando, Aparat kepolisian telah melakukan tindakan yang benar sesuai dengan tugas dan kewajiban mereka.

"Menurut saya polisi sudah melaksanakan kewajibannya dan saya heran mengapa polisi lah yang disalahkan dalam tragedi Kanjuruhan 1 Oktober 2022 lalu," katanya

Baca Juga: 6 Skor Pertandingan Sepakbola Terbesar dalam Sejarah, Ada yang Sampai 149-0

Ade Armando Juga menilai bahwa polisi sudah menjalankan tugasnya dengan meminta pertandingan berlangsung sore hari

"Kesalahan lain ada pada di jumlah penonton Aremania yang begitu membludak," katanya.

Load More