Depok.suara.com - Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) menganggarkan pembelian televisi LED 43 inci senilai Rp1.554.000.000. Televisi itu nantinya akan ditaruh di ruang kerja anggota dewan.
Mengutip dari situs resmi Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SIRUP) Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) pada Rabu (5/10/2022), tertulis nama paket 'Pengadaan TV LED 43 inch untuk Ruang Kerja Anggota'. Meski demikian, belum diketahui pemakaian spesifik dari televisi tersebut.
Selain itu, paket pengadaan barang itu memiliki kode 36341964. Kemudian, untuk pengusulnya, diketahui adalah Sekretariat Jendral (SEKJEN) DPR RI.
Pada informasi tersebut juga terdapat jumlah pembelian televisi 43 inci sebanyak seratus unit. Pembelian perangkat itu memakan biaya Rp1.554.000.000 menggunakan anggaran APBN tahun 2022.
Saat di konfirmasi, anggota BURT DPR fraksi NasDem, Irma Suryani Chaniago membenarkan informasi tersebut. Ia menjelaskan, perangkat yang dibeli akan mengganti televisi di ruang kerja anggota dewan.
Salah satu akun Instagram, memposting informasi tersebut. Sehingga, postingan itu dibanjiri dengan beragam komentar warganet.
"Kasian, beli tv aja pake duit rakyat," kata seorang warganet.
"Katanya 2023 mau resesi? Mending duitnya buat bantu rakyat pak dari pada buat beli tipi," timpal lainnya.
"Buat nonton penderitaan rakyat," tulis netizen kesal.
Baca Juga: Sidang Cerai Anne Ratna Mustika dan Dedi Mulyadi Ditunda 2 Minggu, Ini Penyebabnya
"Dah lah, di roasting ngamuk. Tapi kalau soal ngabisin anggaran nomor satu," tulis lainnya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
- Bawa Energi Positif, Ini 7 Warna Cat Tembok yang Mendatangkan Hoki Menurut Feng Shui
- 5 HP Snapdragon untuk Budget Rp2 Juta, Multitasking Stabil dan Hemat Baterai
- 6 Sunscreen Moisturizer Terbaik untuk Anti Aging, Kulit Kencang dan Bebas Kerutan
Pilihan
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
Terkini
-
Melintasi Eropa hingga Asia, Perjalanan Chef Benjamin Halat Berakhir di Restoran Mewah Bali
-
Bea Cukai dan BAIS TNI Bongkar Sindikat Jutaan Pita Cukai Palsu dan Mesin Cetak di Jateng
-
Menteri LH: Sampah Organik Jadi Kunci Utama Penurunan Emisi Metana Indonesia
-
9 WNI Bebas dari 'Neraka' Penjara Ktziot Israel, Alami Kekerasan dan Pelecehan
-
Bernardo Silva Tinggalkan Manchester City, Ingin Cari Tantangan Baru dan Dekat dengan Keluarga
-
Misteri SK 'Sakti' Sekda Tangsel: 6 Kejanggalan Perpanjangan Jabatan Bambang Noertjahjo
-
Bangga Produk Lokal, KOI Sebut Apparel Mills Bikin Kontingen Negara Lain Iri
-
Daftar 41 SMA/SMK Negeri yang Berubah Jadi Sekolah Maung Jabar, Ada Sekolah Pilihanmu?
-
Terkuak, Instruksi 'Rem Dikit-dikit' di Balik Tragedi KA Argo Bromo Tabrak KRL di Bekasi Timur
-
Catat Tanggalnya! Alur dan Link Pendaftaran Sekolah Maung 2026 di Jawa Barat