Depok.suara.com, Setelah melewati sejumlah proses dan tahapan saat audisi, Raka Mahandhika dan Muh Tritaufan Saputra yang mengangkat tema film dokumenter tentang kehidupan disabilitas di Kota Depok akhirnya berhasil lolos menjadi finalis dalam ajang Eagle Award Documentary Competition (EADC) 2022.
Ajang tersebut sendiri merupakan merupakan program tahunan Eagle Institute Indonesia yang diselenggarakan sejak 2005, dan program pendidikan serta produksi film dokumenter di Indonesia.
Tahun ini EADC 2022 bekerja sama dengan Siberkreasi, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) dalam rangka mendorong program literasi digital yang ditujukan kepada seluruh masyarakat Indonesia.
Sementara saat ini, Eagle Awards Documentary Competition 2022 (EADC 2022) Indonesia Bersinar, Makin Cakap Digital sudah memasuki tahap workshop atau pelatihan pembuatan film dokumenter).
Dalam prosesnya, ada 152 proposal film dokumenter dari 34 provinsi diseleksi sebanyak 3 tahap. Yaitu 50 besar, 20 besar lalu yang terakhir adalah wawancara dan presentasi untuk mencari 5 besar proposal film dokumenter.
Proses seleksi 5 besar melibatkan beberapa tokoh dari berbagai bidang. Seperti Andy F noya, Tonny Trimarsanto, Sofia Setyorini, Muthia Ganie Ph.D, dan Yosi Mokalu.
Salah seorang sineas asal Tangerang Selatan (Tangsel) yang berhasil lolos sebagai finalis EADC 2022 Raka Mahandhika mengatakan bahwa dirinya merasa bersyukur menjadi finalis dalam ajang tersebut.
"Rasanya pasti sangat senang, akhirnya perjuangan kami 2 bulan terakhir tidak sia-sia. Terlebih kami mempunyai background yang cukup berbeda di antara finalis lainnya," ujarnya kepada depok.suara.com.
"Dimana kami semua berlatar belakang daerah- daerah pedalaman atau tengah laut. Kami justru di ibu kota dan beberapa daerah penyangga pinggir ibu kota," sambungnya.
Baca Juga: Minta Waktu 3 Jam Ke Hakim, Jaksa Susun Tanggapaan Atas Eksepsi Kuat Ma'ruf
Lebih lanjut Raka mengatakan, saat menjalani proses wawancara kami optimis akan lolos karena memang telah melakukan persiapan sebelumnya serta berhasil menjawab dengan reapon yang baik.
"Walau pun sebenarnya 1 jam sebelum wawancara degdegan nya bukan main," katanya.
Dalam ajang EADC 2022 lanjut Raka, timnya akan menyajikan sebuah film dokumenter berjudul "Tanpa Kecuali" yang mengisahkan kehidupan seorang disabilitas yang ceria dengan beragam kondisi.
"Syutingnya akan dilakukan di Depok Jawa Barat," terangnya.
Raka menuturkan, dalam film tersebut nantinya akan memperlihatkan keceriaan seorang penyandang disabilitas dalam menjalani kehidupannya.
"Akan ada beberapa hal unik yang akan ada di film dokumenter tanpa terkecuali. Seperti bagaimana cara teman teman tuna netra bermain kartu remi, bermain futsal, bermain sosial media, berpacaran dan yang lainnya, " pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
BEI Ubah Aturan Main, 28% Kapitalisasi Pasar IHSG Kini dalam Pantauan Ketat
-
Santri Korban Pembakaran Akan Jalani Operasi Cangkok Kulit
-
OJK Limpahkan Tersangka Kasus Asuransi Jiwa Prolife ke Kejaksaan, Kerugian Capai Rp566,24 Miliar
-
Kasus Dena Karari, Warga AS Ditahan Sejak 2024 Kini Dibebaskan Iran
-
Inggris Tumbang, Argentina Bangkit Dramatis dan Tantang Spanyol di Final
-
Pasien Rumah Sakit Kanker Anak Dievakuasi karena Serangan Udara AS ke Pantai Selatan Iran
-
Pemerintah Mau Salurkan Bansos Lewat Kopdes Merah Putih, Gantikan Bank dan Pos?
-
Cetak Kader Penjaga Hutan, Batang Siapkan Garda Depan Konservasi Alam
-
Fitur NFC Bisa Digunakan untuk Apa Saja? Tak Cuma Top Up Saldo E-Money
-
Rekomendasi Hadiah Unik Sesuai Zodiak, Berkesan dan Tidak Membosankan