Depok.suara.com - Obat sirup termasuk Paracetamol sirup sedang dilarang pemerintah karena diduga berkaitan dengan maraknya kasus gagal ginjal akut misterius pada anak. Lalu bagaimana mengobati demam pada anak? Terlebih, anak kecil cenderung sulit untuk menelan obat jenis kapsul atau tablet.
Baru-baru ini, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) untuk sementara waktu menyetop penjualan seluruh jenis obat sirup sebagai langkah pencegahan kasus gagal ginjal akut di Indonesia.
"Seluruh apotek untuk sementara tidak menjual obat bebas dan/atau bebas terbatas dalam bentuk sirup kepada masyarakat sampai dilakukan pengumuman resmi dari Pemerintah sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan," bunyi instruksi itu, dikutip dari keterangan tertulis, Rabu (19/10/2022).
Penyebab panas pada anak
Dilansir dari Standford Medicine, panas pada anak didefinisikan ketika pengukuran suhu tubuh melalui dubur mencapai lebih dari 38 derajat celsius. Suhu tinggi pada anak itu bisa disebabkan oleh beberapa faktor, di antaranya:
Infeksi virus, bakteri, atau kuman lainnya
Efek samping obat tertentu
Kepanasan
Selain kondisi tersebut, demam pada anak juga bisa terjadi karena transfusi darah, mengalami gangguan otak, terkena kanker, atau penyakit autoimun. Adapun suhu tubuh normal anak berada di kisaran 36,5-37,5 derajat celsius.
Cara menurunkan panas pada anak tanpa obat
Baca Juga: Dihadapan Ayah Ayu Dewi, Regi Datau Tolak Pegang Tangan
Berikut beberapa cara menurunkan panas pada anak tanpa perlu mengonsumsi obat-obatan.
1. Menjaga suhu kamar
Salah satu penyebab suhu badan anak menjadi tinggi adalah kepanasan. Oleh karena itu, pastikan suhu kamar si kecil nyaman, tidak terlalu dingin dan tidak terlalu panas.
Jika kamar anak panas, manfaatkan kipas angin yang diarahkan ke aliran udara.
Hindari penempatan kipas angin yang langsung menyemprot ke arah anak.
2. Kenakan pakaian tipis
Dikutip dari Healthy Children, cara untuk menurunkan panas pada anak bisa dilakukan dengan mengganti pakaian si kecil.
Kenakan pakaian dengan bahan yang lebih tipis. Hindari memakaikan si kecil pakaian yang berlapis karena bisa merangkap panas tubuh sehingga panas tidak kunjung turun.
Cara menurunkan demam pada anak lainnya adalah dengan mengganti pakaian anak menjadi lebih ringan dan tipis.
3. Memberikan minum yang banyak
Cara menurunkan panas pada anak selanjutnya adalah dengan memberikan cairan yang lebih banyak dari biasanya. Cairan itu bisa berupa air putih, cairan elektrolit, atau jus buah encer. Bagi anak yang masih menyusu, bisa diberikan melalui ASI.
Tujuan dari memberikan minum yang lebih banyak ini adalah untuk menjaga cairan tubuh si kecil agar tidak dehidrasi.
4. Menjaga aktivitas anak
Orang tua juga bisa menjaga aktivitas anak selama mereka sedang demam. Pastikan anak tidak berlarian atau beraktivitas yang menguras tenaga.
Namun, bukan berarti anak harus terus tidur di kamar. Orang tua bisa mengajak anak tersebut untuk beranjak dari tempat tidur dan berjalan-jalan ringan di sekitar rumah.
5. Mengompres dengan air hangat
Menurut Standford Medicine, salah satu cara mengurangi panas pada anak adalah dengan mengompres dengan air hangat.
Meskipun tidak ada bukti ilmiah yang mendukung cara ini. Namun, cara ini bisa membantu menurunkan panas pada anak.
Kapan harus diperiksakan ke dokter?
Meskipun panas pada anak bisa diatas secara alami tanpa konsumsi obat, penting bagi orang tua untuk tahu kapan waktu yang tepat untuk menghubungi dokter ketika anak mereka demam. Cara itu bisa dilakukan dengan membaca suhu tubuh anak.
Masih dilansir dari sumber yang sama, berikut waktu yang tepat bagi orang tua untuk menghubungi dokter atau membawa anak mereka ke rumah sakit:
1. Demam disertai kejang
2. Demam disertai keluarnya bintik-bintik merah di kulit, mimisan, atau buang air besar berawarna hitam dan gelap
3. Anak dari segala usia yang mengalami demam berulang di atas 40 derajat celcius.
4. Anak berusia kurang 3 bulan dengan suhu tubuh mencapai lebih dari 38 derajat celcius
5. Anak yang berusia kurang dari 2 tahun yang mengalami demam 38 derajat celcius selama lebih dari 1 hari
6. Anak berusia 2 tahun atau lebih, mengalami demam 38 derajat celcius yang berlangsung selama lebih dari 3 hari
7. Bayi yang rewel atau menangis dan tidak bisa ditenangkan.
Berita Terkait
-
Buka Layanan Pengaduan Pasien Gagal Ginjal Akut Misterius, Peradi Padang Desak Kemenkes dan BPOM Bergerak Cepat
-
Terpopuler Kesehatan: Covid-19 Subvarian XBB Terdeteksi di Indonesia, Cara Pengobatan Gagal Ginjal Akut Misterius
-
Polri Diminta Usut Dugaan Pidana Impor Bahan Obat Sirup Pemicu Gagal Ginjal
Terpopuler
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- 5 Parfum Indomaret dengan Wangi Segar Tahan Lama, Cocok Dipakai saat Cuaca Panas
- 12 Promo Makanan Hari Kartini 2026, Diskon Melimpah untuk Rayakan Momen Spesial
Pilihan
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
-
Garap Kasus Haji, KPK Panggil Ustaz Khalid Basalamah Hari Ini
Terkini
-
John Herdman Full Senyum, Gelandang Kreatif Incaran Kirim Sinyal Positif
-
Penelitian Ungkap 98 Persen Klaim Lingkungan Perusahaan Daging Adalah Greenwashing
-
AS Pasang Satu Syarat Tegas Jika Iran Ingin Ikut Piala Dunia 2026
-
HONOR Pad X8b Resmi Hadir di Indonesia, Tablet Tipis dengan Baterai 10100 mAh dan Fitur Kids Mode
-
Pegawai Bank di Toba Tewas Usai Motor Ditabrak dari Arah Belakang
-
Transformasi Bisnis Cargloss Group dari Cat Otomotif Sampai Manufaktur Helm
-
Sah! Ini 9 Hak Pekerja Rumah Tangga dalam UU PPRT yang Wajib Dipenuhi Majikan
-
Isi Lengkap Candaan Menkeu Purbaya soal Selat Malaka yang Bikin Malaysia dan Singapura Berang
-
Sepatu Lari Multifungsi Jadi Tren? Satu Sepatu untuk Jogging, Ngopi, hingga Traveling Tanpa Ganti
-
Viral Penjual Es Puter Naik Haji Tahun ini, Hasil Nabung Selama 21 Tahun