Depok.suara.com - Dulu, game sangat dilarang karena mempengaruhi produktifitas anak. Namun, ternyata Ada beberapa manfaat kognitif yang terkait dengan anak-anak yang bermain video game.
Anak-anak yang bermain video game menunjukkan "peningkatan kinerja kognitif" dibandingkan dengan anak-anak yang tidak bermain video game.
Hal itu diungkapkan menurut sebuah studi baru di Journal of American Medical Association (JAMA), jurnal medis peer-review yang diterbitkan oleh American Medical Association.
Para peneliti mempelajari 2.217 anak dan menemukan bahwa ada "perbedaan sinyal yang bergantung pada tingkat oksigen darah".
Itu terkait dengan video game di wilayah otak yang berhubungan dengan tugas selama kontrol penghambatan dan memori kerja, demikian seperti dikutip dari Mashable Asia, Minggu (30/10/2022).
"Temuan ini menunjukkan bahwa video game dapat dikaitkan dengan peningkatan kemampuan kognitif yang melibatkan penghambatan respons dan memori kerja dan dengan perubahan dalam jalur kortikal yang mendasarinya," kata penelitian tersebut.
Ini bukan studi pertama yang menghubungkan analisis kognitif dengan anak-anak yang bermain video game. Banyak penelitian sebelumnya telah menghubungkan video game dengan peningkatan perilaku agresif pada anak-anak.
Tetapi, setelah memperhitungkan variabel seperti agresi sebelumnya, penelitian telah cukup beragam; Beberapa mengatakan video game baik untuk anak-anak, yang lain, tidak begitu banyak.
"Studi ini menambah pemahaman kami yang berkembang tentang hubungan antara bermain video game dan perkembangan otak," kata Direktur NIDA Nora Volkow kepada National Institutes of Health tentang penelitian ini.
Baca Juga: Kepala Kucing Ini Tersangkut di Mulut Buaya, Warganet: Pasrah
"Sejumlah penelitian telah menghubungkan video game dengan perilaku dan masalah kesehatan mental. Studi ini menunjukkan bahwa mungkin juga ada manfaat kognitif yang terkait dengan hobi populer ini, yang layak untuk diselidiki lebih lanjut," imbuhnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- 5 HP Infinix Kamera Beresolusi Tinggi Terbaru 2026 dengan Harga Murah
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
- 7 Bedak Wardah yang Tahan Lama Seharian, Makeup Flawless dari Pagi sampai Malam
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
Pilihan
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
Terkini
-
Pesantren Darul Istiqamah Maros Tutup Jalan, Pesta Pernikahan Warga Terancam Batal
-
Demi Selat Hormuz, PBB Hari Ini Akan Putuskan Pengerahan Kekuatan Militer untuk Keroyok Iran
-
Kapan Harus Reapply Sunscreen? Ini 7 Rekomendasi Tabir Surya yang Mudah Diblend
-
Prinsip 'No Service No Pay': Badan Gizi Nasional Bakal Cabut Insentif SPPG yang Lalai
-
Obrolan Kamar Dony Tri Pamungkas dan Rizky Ridho yang Bangkitkan Semangat Juang Timnas Indonesia
-
9 Promo Skincare dan Makeup Viva Cosmetics Selama April 2026, Belanja Jadi Hemat
-
Maia Estianty dan Irwan Mussry Takjub saat Ziarah ke Makam Imam Bukhari di Uzbekistan
-
Sekufu Bukan Hanya Soal Jodoh: Mengapa Pertemanan Juga Butuh Kesetaraan
-
Belum Reda! 348 Gempa Susulan, Getaran M4,8 Kembali Guncang Timur Bitung
-
Rekor 1 Juta Kendaraan: Rahasia di Balik 'Zero Fatality' Tol Bakter Selama Mudik Lebaran 2026