/
Minggu, 30 Oktober 2022 | 14:48 WIB
Ilustrasi bermain video games.(unsplash.com/@jeshoots)

Depok.suara.com - Dulu, game sangat dilarang karena mempengaruhi produktifitas anak. Namun, ternyata Ada beberapa manfaat kognitif yang terkait dengan anak-anak yang bermain video game.

Anak-anak yang bermain video game menunjukkan "peningkatan kinerja kognitif" dibandingkan dengan anak-anak yang tidak bermain video game.

Hal itu diungkapkan menurut sebuah studi baru di Journal of American Medical Association (JAMA), jurnal medis peer-review yang diterbitkan oleh American Medical Association.

Para peneliti mempelajari 2.217 anak dan menemukan bahwa ada "perbedaan sinyal yang bergantung pada tingkat oksigen darah".

Itu terkait dengan video game di wilayah otak yang berhubungan dengan tugas selama kontrol penghambatan dan memori kerja, demikian seperti dikutip dari Mashable Asia, Minggu (30/10/2022).

"Temuan ini menunjukkan bahwa video game dapat dikaitkan dengan peningkatan kemampuan kognitif yang melibatkan penghambatan respons dan memori kerja dan dengan perubahan dalam jalur kortikal yang mendasarinya," kata penelitian tersebut.

Ini bukan studi pertama yang menghubungkan analisis kognitif dengan anak-anak yang bermain video game. Banyak penelitian sebelumnya telah menghubungkan video game dengan peningkatan perilaku agresif pada anak-anak.

Tetapi, setelah memperhitungkan variabel seperti agresi sebelumnya, penelitian telah cukup beragam; Beberapa mengatakan video game baik untuk anak-anak, yang lain, tidak begitu banyak.

"Studi ini menambah pemahaman kami yang berkembang tentang hubungan antara bermain video game dan perkembangan otak," kata Direktur NIDA Nora Volkow kepada National Institutes of Health tentang penelitian ini.

Baca Juga: Kepala Kucing Ini Tersangkut di Mulut Buaya, Warganet: Pasrah

"Sejumlah penelitian telah menghubungkan video game dengan perilaku dan masalah kesehatan mental. Studi ini menunjukkan bahwa mungkin juga ada manfaat kognitif yang terkait dengan hobi populer ini, yang layak untuk diselidiki lebih lanjut," imbuhnya.

Load More