Depok.suara.com - Demam membuat tubuh menjadi lemah dan tidak nyaman untuk melakukan aktivitas. Karena itu, penting untuk segera menyembuhkan diri secepat mungkin. Menjaga pola makan dan menghindari makanan dan minuman yang dapat memperburuk keadaan saat demam juga diperlukan.
Dilansir dari Practo, berikut beberapa makanan dan minuman yang harus dihindari saat sedang pilek dan demam:
1. Makanan olahan
Hindari makan makanan yang dikemas dalam kemasan atau kotak atau barang-barang yang tersedia di restoran cepat saji. Makanan olahan seperti keripik, kue kering, kue, bacon, sosis, sarat dengan pengawet, serta pewarna dan perasa buatan.
Semakin banyak makanan yang diproses, semakin jauh dari keadaan alaminya dan semakin sedikit nutrisi yang dimilikinya. Ketika sakit, tubuh membutuhkan nutrisi untuk pulih, yang tidak dapat disediakan oleh makanan olahan.
Selain itu, zat adiktif dalam makanan olahan dapat meningkatkan peradangan yang sudah terjadi di tubuh selama sakit dan memperlambat proses pemulihan.
2. Makanan keras atau renyah
Jika mengalami tenggorokan gatal dan nyeri karena pilek dan demam, perhatikan bahwa makanan keras dan kering dengan ujung yang tajam dapat semakin mengiritasi tenggorokan.
Hindari keripik renyah, biskuit, pretzel, dan kerupuk dan pilihlah makanan yang lebih lembut seperti telur orak-arik, oatmeal, dan sup untuk menenangkan tenggorokan yang nyeri.
Baca Juga: Harga Minyak Dunia Merosot, Tertekan Produksi AS yang Naik Serta Covid-19 di China
3. Makanan manis
Makanan dan minuman dengan tambahan gula tidak pernah baik untuk kesehatan dan terutama ketika sakit. Gula meningkatkan peradangan di tubuh dan peradangan kronis yang berkelanjutan berbahaya bagi kesehatan.
Sistem kekebalan, yang seharusnya melawan flu dan demam, perlu mengalihkan sumber dayanya untuk mengendalikan peradangan berbasis gula, sehingga memperlambat pemulihan.
4. Minuman berkafein
Saat terserang pilek dan demam, secangkir kopi atau teh hangat bisa terasa sangat mengundang, terutama untuk tenggorokan. Namun, minuman berkafein seperti kopi dan teh bersifat diuretik sehingga dapat membuat kering.
Ini lebih menjadi perhatian ketika demam karena mengalami dehidrasi dengan suhu yang meningkat dan peningkatan keringat saat demam membutuhkan banyak cairan, jadi minumlah air hangat, teh herbal, dan sup bergizi.
Berita Terkait
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
-
Negara Tetangga RI Mulai Alami Krisis BBM
-
Danantara Tunjuk Teman Seangkatan Menko AHY di SMA Taruna Nusantara jadi Bos PT Pos
-
Kronologi Kecelakaan Bus vs Minibus di Pekanbaru, Tewaskan Bocah Perempuan
Terkini
-
Timnas Indonesia Bakal 'Dihukum' Jika Gagal Antisipasi Senjata Saint Kitts and Nevis Ini
-
Profil Bule Australia yang Disangka Luke Vickery di Latihan Timnas Indonesia, Siapa Dia?
-
Menabung Bisa Bikin Kaya? Intip Tips di Buku Good With Money
-
Namanya Dicatut dalam Isu Sensitif, Menteri HAM Pigai Pertimbangkan Tempuh Jalur Hukum
-
Produk Desa Masuk Marketplace: Rahasia Produk Naik Kelas Jalur Branding
-
Harga BBM Masih Stabil, Warganet Apresiasi Pemerintah
-
Diskon 10 Persen Berbuah Manis: Dedi Mulyadi Panen Pajak, Siap "Gaspol" Jalan Bolong
-
Menelusuri Absurditas dalam Jakarta Sebelum Pagi
-
Mitsubishi Xpander HEV 2026 Resmi Melantai, Bawa Perubahan Besar pada Sektor Pengendalian
-
Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan