Depok.suara.com - Warganet masih mencurigai motif meninggalnya satu keluarga di Kalideres. Beberapa kesimpulan sementara muncul terkait kematian dari keluarga yang diduga karena kelaparan.
Hal ini dikonfirmasi oleh kepolisian bahwa keempat anggota keluarga yang tewas di Kalideres itu karena dehidrasi dan kekurangan asupan makanan.
Tetapi belakangan diketahui bahwa satu keluarga yang tewas di Perumahan Citra Garden Kalideres itu memiliki aset senilai Rp 3,8 miliar.
Karena itulah polisi menduga bahwa kematian keluarga di Kalideres itu bukan karena kelaparan atau dehidrasi. Salah satunya adalah keterangan dari Tokoh Pemuda Jakarta Barat, Umar Abdul Aziz yang menerima informasi tentang nilai aset yang dimiliki keluarga tersebut.
Selain aset rumah, keluarga yang tewas di Kalideres itu memiliki mobil pribadi. Sehingga, sulit dikatakan jika keluarga itu tewas karena kelaparan dan dehidrasi.
"Kalau di liat dari segi rumah yang tinggal di kawasan komplek tidak mungkin dia tidak makan,” kata Umar.
Diduga keempatnya bukan meninggal dunia karena kelaparan melainkan karena beban hidup yang sangat tinggi, sehingga sampai memutuskan mengisolasi diri dari sanak saudara dan masyarakat sekitar.
Adapun keempat korban tersebut adalah Rudianto (71), Margaret (58), Dian (40) dan Budianto (69).
Bahkan ada beberapa warganet yang menduga keempatnya masuk dalam sekte terlarang. Sehingga memutuskan untuk tidak makan berhari-hari.
"Jadi menurutku sih mereka ngilmu yah.. Jadi mungkin ritualnya begitu," jelas Mithaxxxx
"Tadinya mau kasihan sama mereka karena beritanya mati kelaparan sekarang malah aku jadi kasihan sama diriku sendiri," ucap Vthxxxx
"Dia yang punya aset MM-an aja mati kelaparan, terus gua nanti bakal mati karena apa?" Papar Wijayaxxx
Berita Terkait
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
-
Negara Tetangga RI Mulai Alami Krisis BBM
-
Danantara Tunjuk Teman Seangkatan Menko AHY di SMA Taruna Nusantara jadi Bos PT Pos
-
Kronologi Kecelakaan Bus vs Minibus di Pekanbaru, Tewaskan Bocah Perempuan
Terkini
-
Diskon 10 Persen Berbuah Manis: Dedi Mulyadi Panen Pajak, Siap "Gaspol" Jalan Bolong
-
Menelusuri Absurditas dalam Jakarta Sebelum Pagi
-
Mitsubishi Xpander HEV 2026 Resmi Melantai, Bawa Perubahan Besar pada Sektor Pengendalian
-
Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan
-
Saling Sindir Soal Foto Lebaran di Konflik Anak, Ibunda Tasyi Athasyia Minta Maaf
-
Gagal di Timnas Indonesia, Patrick Kluivert Bernafsu Bawa Suriname ke Piala Dunia 2026
-
Primadona Lebaran 2026, Konsumsi BBM Pertamax Series Naik Signifikan
-
Kasus Korupsi Kuota Haji, KPK Kuliti Peran Gus Yaqut dan Gus Alex
-
WFH Demi Hemat BBM, Gubernur Herman Deru Siapkan Langkah Ini di Sumsel
-
Ketua Satgas Dorong Percepatan Pemulihan Bencana Sumatra melalui Sinergi Antar Daerah