/
Senin, 14 November 2022 | 12:28 WIB
Olah TKP di Rumah Satu Keluarga Tewas di Kalideres (Suara.com/Yosea Arga Pramudita)

Depok.suara.com - Warganet masih mencurigai motif meninggalnya satu keluarga di Kalideres. Beberapa kesimpulan sementara muncul terkait kematian dari keluarga yang diduga karena kelaparan.

Hal ini dikonfirmasi oleh kepolisian bahwa keempat anggota keluarga yang tewas di Kalideres itu karena dehidrasi dan kekurangan asupan makanan.

Tetapi belakangan diketahui bahwa satu keluarga yang tewas di Perumahan Citra Garden Kalideres itu memiliki aset senilai Rp 3,8 miliar.

Karena itulah polisi menduga bahwa kematian keluarga di Kalideres itu bukan karena kelaparan atau dehidrasi. Salah satunya adalah keterangan dari  Tokoh Pemuda Jakarta Barat, Umar Abdul Aziz yang menerima informasi tentang nilai aset yang dimiliki keluarga tersebut.

Selain aset rumah, keluarga yang tewas di Kalideres itu memiliki mobil pribadi. Sehingga, sulit dikatakan jika keluarga itu tewas karena kelaparan dan dehidrasi.

"Kalau di liat dari segi rumah yang tinggal di kawasan komplek tidak mungkin dia tidak makan,” kata Umar.

Diduga keempatnya bukan meninggal dunia karena kelaparan melainkan karena beban hidup yang sangat tinggi, sehingga sampai memutuskan mengisolasi diri dari sanak saudara dan masyarakat sekitar.

Adapun keempat korban tersebut adalah Rudianto (71), Margaret (58), Dian (40) dan Budianto (69).

Bahkan ada beberapa warganet yang menduga keempatnya masuk dalam sekte terlarang. Sehingga memutuskan untuk tidak makan berhari-hari.

Baca Juga: Hukum Syariah di Piala Dunia 2022 Qatar: Larangan Alkohol, Perilaku Wanita Dibatasi, Tapi Toleransi Beragama

"Jadi menurutku sih mereka ngilmu yah.. Jadi mungkin ritualnya begitu," jelas Mithaxxxx

"Tadinya mau kasihan sama mereka karena beritanya mati kelaparan sekarang malah aku jadi kasihan sama diriku sendiri," ucap Vthxxxx

"Dia yang punya aset MM-an aja mati kelaparan, terus gua nanti bakal mati karena apa?" Papar Wijayaxxx

Load More