Depok.suara.com - Qatar bukan saja sebagai penyelenggara Piala Dunia pertama di negera Muslim. Namun negara kaya raya ini menyulap beberapa fasilitas umum sebagai ajang memperkenalkan Islam kepada penggemar sepak bola dari seluruh dunia.
Salah satu metode dakwah yang dilakukan adalah membuat masjid atau musala di stadion dengan dinding kaca. Hal ini membuat para penggemar sepak bola dari kalangan non Muslim bisa melihat umat Islam beribadah.
Momen tersebut diungkapkan pendakwah asal Qatar, Dr Muhammad Salah, melalui akun facebook-nya. Dirinya membagikan sebuah foto yang sangat ikonik.
Terlihat ada dua penggemar sepak bola non Muslim berdiri berdampingan memperhatikan umat Islam yang shalat. Tidak ada larangan, kedua orang itu justru dipersilahkan melihat semua aktivitas muslim di musala yang berdinding kaca.
"Salah satu keindahan Piala Dunia di Qatar adalah mereka membuat tempat shalat dari kaca di semua sisi, sehingga non-Muslim dapat melihat sholatnya,” tulis Muhammad Salah di akun facebook-nya, Rabu (30/11/2022).
Disebutkan bahwa foto tersebut langsung diambil oleh Muhammad Salah. Dia mengambil foto itu saat berada di Stadion Al-Bayt.
Dia hendak shalat Isya. Pada saat itulah dia menemukan dua pria nonmuslim tengah memperhatikan umat Islam berdiri, rukuk, sujud, duduk, lalu salam. Ada yang berjamaah, ada pula yang shalat sunnah.
Diliputi rasa penasaran, dua pria non Muslim itu memanggil Muhammad Salah. Keduanya hendak mengetahui ajaran Islam yang tengah dilakukan di dalam masjid tersebut.
“Berapa kali sehari Anda melakukan ini?” kata pria non Muslim itu.
Baca Juga: Cara Cek Apakah Kena Tilang Online Atau Tidak, Cek Panduan Bayar Denda
Muhammad Salah menjelaskan, ibadah yang tengah dilakukan itu adalah shalat dan didirikan sebanyak lima kali sehari. Ada pula salat sunnah sebagai pelengkap.
"Oke, kapan waktu salatnya?” tanya pria nonmuslim itu lagi.
“Tidak, itu bukan waktu yang tetap dalam satu jam, tetapi menurut pergerakan matahari,” jawab Muhammad Salah.
“Bagaimana?” tanya pria itu lagi karena penasaran.
Muhammad Salah lalu membuka aplikasi waktu salat dan menunjukkan kepada dua pria itu. Di Qatar waktu terbenam dan terbit matahari tidak seperti di Indonesia. Itu menyebabkan waktu shalat di sana bisa bervariasi.
Muhammad Salah lalu menjelaskan ibadah salat kepada pria itu. Mulai Subuh yang dikerjakan saat matahari terbit, Dzuhur saat tengah hari, Ashar pada sore hari, Maghrib saat matahari terbenam, dan Isya sebagai penanda waktu istirahat. Dua pria itu kagum dan terkejut mendengar penjelasan sederhana itu.
Berita Terkait
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- 30 Kode Redeem FF 25 Maret 2026: Klaim Bundle Panther Gratis dan Skin M14 Sultan Tanpa Top Up
- 5 Rekomendasi HP Samsung Terbaru Murah dengan Spek Gahar, Mulai Rp1 Jutaan
- 10 Potret Rumah Baru Tasya Farasya yang Mewah, Intip Detail Interiornya
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
Libur Lebaran 2026: Wisata Lokal Banjir Pengunjung, Pendapatan Daerah Naik
-
John Herdman Puji Habis-habisan Beckham Putra dan Dony Tri Pamungkas
-
Satu Mobil ke Bandara, Prabowo Antar Langsung Anwar Ibrahim Tinggalkan Indonesia
-
Stok Tomahawk Menipis, Operasi Militer AS di Iran Picu Kekhawatiran
-
Mundurnya Yudi Abrimantyo dari Kepala BAIS Dinilai Tamparan untuk Elite
-
Kematian Pekerja Tambang di Morowali Disorot DPRD, Diminta Diusut Tuntas
-
Timnas Indonesia Bantai Saint Kitts and Nevis, John Herdman: Jangan Cepat Puas!
-
Kabar Duka, Tokoh Agama dan Juru Damai Konflik Poso Ustad Adnan Arsal Wafat
-
'Ini Terakhir Kali Saya ke Jakarta': Curahan Hati Perantau yang Balik Kampung Demi Jaga Sang Putri
-
Dakwaan Jaksa Soal Dugaan Gratifikasi dan TPPU Tak Terbukti, Eks Sekretaris MA Pilih Mubahalah