Set top box meledak, ini alasannya mengapa set top box (STB) bisa meledak dan cara mengatasi pasi agar set top box tidak meledak.
Setelah di umumkan pemberhentian siaran televisi berbasis analog dan di ubah menjadi bebasis digital, masyarakat terpaksa harus menggunakan set top box (STB) untuk dapat menangkap sinyal digital agar bisa menikmati siaran televisi secara gratis.
Semenjak itu masyarakat berbondong bondong mencari set top box atau STB, namun berita kurang mengenakan dari warga di banten yang menggunakan set top box meledak.
Di ketahui STB tersebut milik warga yang bernama Tuajah, warga Kampung Tonjong, Desa Tonjong, Serang Banten.
Akibatnya lemari dan gorden rumah hangus terbakar.
Lantas kejadian ini, membuat sang pemilik trauma menggunakan STB.
Tuajah mengaku membeli STB tersebut dengan harga Rp 300.000.
Di ketahui kabar ini sudah beredar di dalam pesan wa, dan membuat panik masyarakat.
Menanggapi berita tersebut Kominfo angkat bicara terkait meledaknya sebuah set top box (STB) tersebut.
Baca Juga: Sorotan Kemarin, Gunung Semeru Meletus sampai Bus Pariwisata Masuk Jurang di Magetan
Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Pos dan Informatika Kementrian Kominfo mengatakan bahwa informasi kejadian tersebut tidak lengkap dan tidak bisa di jadikan landasan kalau penggunaan set top box tidak aman.
"Informasi ini tidak tidak lengkap STB-nya merek atau type apa, belinya di mana," ujar Marvels, saat dikonfirmasi Kompas.com, Kamis (24/11/2022).
Menurutnya jika informasinya tidak lengkap akan sulit megindetifikasi mengapa set top box bisa meledak.
Namun Kominfo memastikan setiap Set top box atau STB yang beredar di pasaran sudah di periksa dan di pastikan aman untuk di gunakan oleh masyarakat.
Sebaiknya masyarakat harus jeli dan teliti atau setidaknya meriset terkait merek yang berbeda di pasaran dan pastikan merek tersebut berlabel SNI atau di beli di toko yang memiliki klaim garansi terpercaya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Lebih dari 50 Balita Jadi Korban Penganiayaan, Daycare Little Aresha Ternyata Tak Berizin
-
APPMBGI Ingatkan Potensi Tekanan Pasokan Pangan Imbas Program MBG
-
Saat Tari Perang Menteng Hidupkan Jihad Rakyat Palembang Usir Penjajah
-
Hanyut saat Mandi-mandi di Sungai Bingei Langkat, 2 Pelajar Ditemukan Meninggal
-
Survei BI: Penyaluran Kredit Bank Lesu di Kuartal I-2026
-
Gratis Itu Relatif, Setidaknya Itu yang Saya Pelajari dari Sekolah Negeri
-
4 Zodiak Paling Beruntung Hari Ini 26 April 2026, Hoki Besar Menanti!
-
Tembus Miliaran Rupiah! Bedah Detail Koleksi Berlian Syifa Hadju di Momen Siraman hingga Sungkeman
-
UMKM Jadi Ujung Tombak Ekonomi Hijau ASEAN, Kolaborasi Lintas Sektor Diperkuat
-
4 Cara Menghilangkan Jamur di Kaca Sunroof yang Membandel, Kembali Kinclong Modal Murah