Depok.suara.com - Kabar dukungan datang dari Lord Rangga atau Ki Ageng Ranggasasana. Dirinya disebut meninggal dunia pada hari ini pukul 05.30 WIB di Brebes.
Dirinya dikenal oleh publik sebagai sosok yang sarat kontroversial karena pernyataan-pernyataannya. Bahkan dirinya mendeklarasikan sebagai pemimpin dunia ke 3 dan Sunda Empire.
Sunda Empire adalah Kekaisaran
Menukil dari YouTube El Ramadhan pada Rabu, 7 Desember 2022, Lord Rangga menyebut Sunda Empire merupakan sebuah tatanan kekaisaran. Pada video itu dirinya bercerita bahwa
Sunda Empire atau erath Empire itu adalah kekaisaran matahari dan kekaisaran bumi.
Sunda juga menurutnya sebuah tindakan, yakni proses turun temurun kekaisaran dari dinasti-dinasti dan saat ini disebut dinasti Sundakala. Dirinya bahkan menegaskan bahwa Bandung adalah pusat dari tatanan dunia.
Kata-kata kontroversi lainnya adalah dengan menyebut bahwa Sunda Empire ini terbagi menjadi enam wilayah. Pertama Sunda Atlantik ada di Bandung sebagai tera cop diplomatik dunia.
Kedua adalah Sunda Nusantara yakni sebuah tatanan negara di mana tatanan tersebut dimulai dari benua Australia, Papua Nugini, Indonesia di dalamnya. Kemudian ada Malaysia, Singapura, Filipina, Vietnam, dan Benua China keseluruhan.
Sementara dia juga menyebut ada Rusia yang termasuk di dalamnya dari beberapa negara lain, juga Jepang. Kemudian sampailah di Korea Selatan dan Korea Utara. Dia menyebut anggota Sunda Empire terbagi meliputi 54 negara.
Bumi Berakhir 15 Agustus dan Harus Daftar Ulang
Baca Juga: Gawat, Rafathar Merajuk Minta Dibelikan Manchester United dan Ronaldo ke Nagita Slavina!
Lord Rangga juga menyampaikan pernyataan kontroversial bahwa bumi akan berakhir pada 15 Agustus 2020 dan negara-negara di dalamnya harus daftar ulang. Pernyataannya ini banyak yang tidak mengerti sebab dikaitakan dengan hutang-hutang negara.
Negara Dikendalikan di Bandung
Selain kontroversinya di atas, Lord Rangga juga menyebut bahwa negara dan sistem pemerintahan di dunia dikontrol oleh kota Bandung, sebab mengacu pada teritori Indonesia. Walau sebelumnya tatanan dan sistem pemerintahan dunia dikontrol oleh Vatikan selama 75 tahun, kini beralih ke Bandung
Kendalikan Nuklir
Dalam sebuah program ILC yang ditayangkan oleh TVOne, ia menyebutkan Sunda Empire bisa mengendalikan nuklir. Dia pun menyebut bahwa semua tatanan dunia dikendalikan juga oleh Sunda Empire.
Akibat pernyataan kontroversinya itu, Lord Rangga sempat diperiksa oleh kepolisian untuk dilakukan penyelidikan. Pada akhirnya Lord Rangga ditahan bersama dua orang lainnya. Lord Rangga pun sempat ditahan atas tuduhan berita bohong.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya
-
Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi
-
Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana
-
Kita Cari! Bahar bin Smith Geruduk The Sounds Project Buru Pelaku Hafalan Quran Hadiah Miras
-
Konvoi Usai Menang Futsal Berujung Petaka, 9 Pelajar Diamankan Polisi di Solo
-
Polresta Cirebon Sita 6.964 Butir Obat Keras Ilegal, Tiga Pengedar Ditangkap
-
Kolaborasi Kampus dan Industri Dinilai Penting untuk Bangun Kota Berkelanjutan
-
Mahasiswa Tersangka Tabrak Lari di Bandung Mengemudi dalam Kondisi Mabuk
-
Kasus Hafalan Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Sound Project Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya
-
Pelaku Pemerkosaan dan Pembunuhan di Tangerang Beraksi Saat Mabuk, Pintu Rumah Korban Tak Terkunci