/
Minggu, 11 Desember 2022 | 18:27 WIB
Yessi dan ibunya ketika bertamu ke rumah Dedi Mulyadi (YouTube Dedi Mulyadi)

Depok.suara.com - Cerita gagak nikah yang melibatkan Ryan Dono dan Yessy kini malah memunculkan masalah baru. Salah satunya adalah kesalahpahaman antara Yessy dengan orang tuanya.

Diketahui pernikahan antara Yessi dan Ryan Dono menghebohkan warganet. Hal ini lantaran dugaan permintaan keluarga Yessi untuk meminta mahar sertifikat rumah yang tidak dipenuhi oleh Ryan Dono.

Kali ini pihak Yessi mengaku tidak pernah meminta mahar sertifikat rumah. Dirinya mengaku hanya menagih janji dari Ryan Dono yang sempat menyebut akan menyerahkan sertifikat rumah.

Keterangan ini sampaikan mantan Ryan Dono ketika tampil dalam kanal youtube Kang Dedi Mulyadi bersama ibunya. Tetapi hal yang menarik adalah 
pasangan ibu dan anak ini justru memberikan keterangan berbeda dan seolah menyalahkan satu sama lain.

Hal ini terlihat ketika Dedi Mulyadi mempertanyakan alasan sebenarnya dari gagalnya pernikahan tersebut. Yessi mengaku bukan karena sertifikat rumah, namun batal lantaran ada miskomunikasi antar para orang tua.

"Pengen (nikah), sudah setuju (tanggal nikah), iya (orang tua belum setuju) karena ya itulah ada miskomunikasi antara kedua orang tua," ucap Yessy pada Kang Dedi.

Tetapi pernyataan Yessi ini tidak bisa diterima oleh sang ibu yang akhirnya membela diri. Kepada Kang Dedy, Ibunda Yessy mengaku bila ia sudah meminta anaknya untuk tidak membatalkan pernikahan.

Bahkan sang Ibu juga mengaku bila dirinya akan kalang kabut serta malu bila berada di posisi keluarga Ryan Dono.

"Tadinya saya kan udah nyuruh 'Dek jangan dibatalin, kasian Mamahnya Ryan', kalau Ibu di posisi mereka pun bakal malu lah kalang kabut," ujar sang Ibu.

Baca Juga: Bisa-bisanya Kroasia Disanksi FIFA Usai Lolos Semifinal Piala Dunia 2022, Ternyata Ini Sebabnya

Pengakuan ibu dan anak yang tampak bertolak belakang dan menyalahkan satu sama lain ini rupanya membuat warganet semakin geram dan tidak habis pikir.

"Apalagi ini Neng, yaudah ini salahku, salahku aja," celetuk seorang warganet.

"Tiap konten beda omongan gimana si ini maksudnya, makanya neng jangan suka nyari perkara kalau udah salah ya yaudah telen aja sendiri gausa pake diviralin. Kalo udah begini siapa lagi yang mau ama lu coba dah," komentar salah satu warganet.

"Cari pembenaran semua," sahut warganet lain.

Load More