Depok.suara.com - Kroasia sangat optimistis mengakhiri perjalanan Lionel Messi dan kawan-kawan di Piala Dunia 2022. Hal ini setelah mereka berhasil mengakhiri perjalanan Brasil yang dipimpin oleh Neymar.
Dimuat dari AP, Kroasia yang merupakan runner-up Piala Dunia 2018 harus menghadapi tantangan berikutnya di babak semifinal melawan Argentina. Tim Tango sangat berambisi membawa trofi Piala Dunia demi megabintang Lionel Messi.
Pada tahun 2018, Kroasia gagal menjuarai Piala Dunia setelah kalah dari Prancis secara telak. Kini walau diisi pemain yang sudah melewati masa jayanya, Kroasia masih yakin bisa berjalan lebih jauh.
“Saya pikir kita tidak perlu takut pada siapa pun. Kami perlu melihat diri kami sendiri untuk memainkan permainan terbaik kami,” kata bek Kroasia Josip Juranovic, Minggu.
“Saya akan mengatakan rahasia kesuksesan kita adalah kebersamaan kita, persatuan kita. Fakta bahwa kami berakting dan bermain sebagai sebuah keluarga.”
Neymar menangis setelah Kroasia mengalahkan Brasil 4-2 melalui adu penalti. Hal ini menyusul hasil imbang 1-1 melalui perpanjangan waktu di pertandingan perempat final mereka.
Di sisi lain Messi dalam performa terbaiknya hingga membawa Argentina melaju ke semifinal, dia mencetak empat gol dalam lima pertandingan. Assist-nya untuk Nahuel Molina saat melawan Belanda di babak perempat final merupakan momen ajaib dari peraih Ballon d'Or tujuh kali itu.
Messi tampaknya mengambil tanggung jawab sendiri untuk memimpin negaranya meraih gelar Piala Dunia ketiganya dan yang pertama sejak 1986. Sebelumnya Argentina mencapai final pada 2014, tetapi kalah 1-0 dari Jerman di Stadion Maracana di Brasil.
"Kami tidak memiliki rencana khusus, setidaknya belum, untuk menghentikan Lionel Messi," kata striker Kroasia Bruno Petkovic.
Baca Juga: Daftar Pesawat TV Digital DVB-T2 di Indonesia, Tak Perlu Set Top Box
“Biasanya kami tidak berkonsentrasi hanya menghentikan satu pemain tetapi seluruh tim.
“Cara kami mendekati itu adalah kami harus menghentikan mereka sebagai sebuah tim. Bukan dengan man marking atau semacam taktik serupa. Argentina bukan hanya Messi.”
Salah satu kekuatan utama Kroasia adalah lini tengah yang dipimpin oleh bintang Real Madrid Luka Modric.
Pelatih Kroasia Zlatko Dali menggambarkannya sebagai lini tengah terbaik di dunia setelah mengalahkan Brasil, menambahkan bahwa itu "melumpuhkan" Neymar dan Brasil.
“Saya pikir Mateo (Kovacic), Luka (Modric) dan Marcelo (Brozovic) adalah lini tengah Kroasia terbaik dalam sejarah,” tambah Juranovic.
“Ketika Anda mengoper bola kepada mereka, itu lebih aman daripada menyimpan uang Anda di bank. Semuanya menjadi sangat mudah saat Anda bermain dengan mereka.
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi
-
5 Sabun Cuci Muka untuk Bruntusan di Dahi dan Pipi, Lengkap dengan Ulasan Pengguna
-
Prabowo-Gibran Kompak Pakai Beskap, Pimpin Kemeriahan Karnaval Kemerdekaan di Monas
-
Dari Bundaran HI, Warga Titip Harapan untuk Indonesia di HUT Ke-81 RI
-
KPK Tak Sanksi Etik Setya Budi Dias di Kasus Pemerasan Bupati Pemalang, Ini Alasannya
-
Lanud Seluruh Indonesia Bakal jadi Posko Gempa NTT, Hercules Siap Angkut Bantuan
-
Kisah BGS: Merdeka dari Balik Jeruji, Bawa 'Ilmu' Ternak Ayam dari Penjara untuk Mulai Hidup Baru