/
Senin, 26 Desember 2022 | 20:21 WIB
Potret tumpukan sampah di pasar kemiri (Depok/ah/ep/ist)

Depok.suara.com, Tumpukan sampah yang menggunung di Pasar Kemirimuka, Kecamatan Beji diduga berasal dari luar Pasar.

Bahkan untuk membuang sampah di Pasar Kemirimuka warga dikenakan biaya secara ikhlas.

Kabid kebersihan DLHK Kota Depok, Iskandar Zulkarnaen mengatakan, pihaknya rutin mengangkut sampah tersebut. Setiap hari ada dua truk yang mengangkut sampah menggunakan alat berat. 

“Adanya penumpukan lagi dicari solusinya, karena kalau sampah pasar selama ini masih terkendali,” katanya.

Dia menduga bahwa sampah tersebut berasal dari luar kawasan pasar. Karena kawasan tesrsebut tidak diawasi 24 jam. 

“Ada indikasi sampah dari luar pasar yang lebih banyak masuk  karena kita tidak mengawasi 24 jam. Sekarang lagi di data sampah masuk dari mana saja, tapi upaya untuk mengurangi tumpukan sedang kami lakukkan,” ujarnya.

Hari ini kata dia ada empat armada yang mengangkut sampah. Pengangkutan akan dilanjut besok dengan operasi bersih menggunakan 12 truk sampah bantuan dari wilayah lain.

 “Kedepan akan ada upaya pemilahan organik seperti yang sudah dilaksanakan di pasar cisalak dan signifikan mengurangi sampah yang diangkut ke TPA,” katanya.

Sementara itu salah satu warga mengaku jika mau membuang sampah di Pasar Kemirimuka dikenakan biaya.

Baca Juga: Makin Mesra dan Kompak, Ini 10 Potret Lesti Kejora dan Rizky Billar Ajak Bayinya Main Bareng Lumba-lumba

"Kalau mau belanja ke Pasar saya sekalian buang sampah dan bayar 2000 kalau ngak 5000,"kata Arip salah satu warga.

Load More