Depok.suara.com - Pemerintah kota Banda Aceh melarang warganya merayakan pesta pergantian tahun baru karena dinilai tidak sesuai dengan kearifan lokal.
PJ walikota Banda Aceh Bakri Siddiq mengatakan keputusan pelarangan merayakan tahun baru diambil setelah pihaknya menggelar rapat bersama Forkopimda (Forum Koordinasi Pimpinan Daerah) terkait pengamanan Natal dan tahun baru.
Dalam rapat tersebut, masyarakat diimbau agar tidak melakukan perayaan malam pergantian tahun dengan membakar petasan atau kegiatan hura-hura lainnya dalam wilayah Banda Aceh.
Hal tersebut bertujuan untuk menjaga kearifan lokal budaya dan memastikan ketentraman dan ketertiban umum tetap terjaga di kota Aceh.
Namun Bakri Siddiq menjamin, pihaknya tetap melakukan persiapan pengamanan menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru di Kota Banda Aceh dan siap melakukan pengamanan bagi mereka yang merayakan natal
"Meski sebagian besar warga Banda Aceh tidak merayakan Natal dan Tahun Baru, namun kita tetap melakukan pengamanan untuk menciptakan suasana yang kondusif," kata Bakri Siddiq.
Sementara itu, Kabag Ops Polresta Banda Aceh Kompol Iswahyudi menyebutkan, pihaknya telah menyiapkan ratusan personel untuk melakukan pengamanan jelang Natal dan tahun baru di Banda Aceh.
Polresta Banda Aceh sendiri akan menggelar Operasi Lilin Seulawah 2022 pada tanggal 22 Desember 2022 sampai dengan 2 Januari 2023 dengan menempatkan personel pada beberapa titik di Kota Banda Aceh.
Pos pelayanan dan pengamanan juga akan ditempatkan di Bandara Sultan Iskandar Muda dan Pelabuhan Ulee Lheue. Hal ini sejalan dengan akhir tahun yang bertepatan dengan musim libur sekolah. Sehingga kemungkinan besar terjadi mobilitas kepadatan di beberapa titik akan membludak.
Baca Juga: Pj Gubernur DKI Sapa Warga di Anjungan Sarinah Saat Perayaan Malam Tahun Baru
"Kami juga akan menempatkan pos pelayanan dan pengamanan di dua titik tersebut untuk melayani para wisatawan yang berkunjung," pungkas Kompol Iswahyudi. ***
Berita Terkait
Terpopuler
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- 5 Parfum Indomaret dengan Wangi Segar Tahan Lama, Cocok Dipakai saat Cuaca Panas
- 12 Promo Makanan Hari Kartini 2026, Diskon Melimpah untuk Rayakan Momen Spesial
Pilihan
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
-
Garap Kasus Haji, KPK Panggil Ustaz Khalid Basalamah Hari Ini
-
Merantau ke Kota Kecil, Danu Tetap Sulit Cari Kerja: Sampai Melamar Pawang Satwa
-
Purbaya Copot Febrio dan Luky dari Dirjen Kemenkeu
-
Heboh! Gara-gara Putar Balik, Sopir Truk Ini Kena Tilang Polisi Rp 22 Juta
Terkini
-
Lengkap! Daftar Harga Marina Express di Indonesia Terbaru
-
Misteri Kematian WNA di Imigrasi Depok, Ditemukan Tewas di Toilet: Ini 7 Faktanya
-
Kerja 36 Jam hingga Tidur di Lorong, Kasatpol PP DKI: 35 Anggota Saya Meninggal Dalam Setahun!
-
Rupiah Tembus Rp17.310, Sinyal Bahaya Ekonomi Lebih Buruk dari Krisis 1998?
-
Migrasi Nonsubsidi, Pengecer di Jogja Mulai Khawatir: Harga Naik dan Stok Gas Melon Menipis
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
-
Dukung Usulan Ketum Parpol Dibatasi 2 Periode, Burhanuddin: Terobosan Buat Reformasi Kepartaian Kita
-
Kaichou Wa Maid-sama: Sisi Gelap Kasta Sosial dan Keberanian Siswi SMA
-
Malaysia soal Selat Malaka: Tak Perlu Campur Tangan Asing, ASEAN Dinilai Mampu Kelola Sendiri
-
Terburuk di Asia, Rupiah Ditutup Anjlok di Kamis Sore