Depok.suara.com - Setelah beberapa hari pas a laporan yang di ajukan Venna Melinda terkait kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang menimpanya, mini saksi tempat kejadian perkara (TKP) turut buka suara. Seperti diketahui, Venna Melinda mendapat kekerasan dari suaminya, Ferry Irawan beberapa hari lalu.
Salah satu orang yang mengaku sebagai saksi tersebut dikabarkan sedang menginap di hotel yang sama dengan Venna Melinda. Bahkan, kamar yang dihuni oleh saksi ini bersebelahan dengan TKP KDRT.
Saksi tersebut bernama Wheni Suryo, saat itu IA sedang menuju me kamar setelah sarapan bersama anak-anaknya. Disana, dia melihat kamar yang penuh dengan banyak staff hotel.
"Kejadian itu ramai kamar mbak Venna karena pegawai berdatangan. Saya posisi habis makan sarapan, kamar saya sebelahan sama Mbak Venna," ujar Wheni, dikutip dari Intens Investigasi.
Sebelumnya, Suryo sempat menduga kalau keramaian itu karena ada suatu tindak kekerasan. Namun, dirinya tidak menduga kalau pelakunya adalah Ferry Irawan Dan Venna Melinda sebagai korbannya.
Dia mengaku hanya tau dari pembicaraan staff hotel yang sedang mengobrol. Suryo tidak melihat Secara langsung kondisi dari wanita berumur 50 tahun itu.
"Saya syok kan, saya juga bawa anak kecil-kecil. Jadi saya tanya ada apa pak? Petugasnya ngomong, 'masalah keluarga artis, ibu Venna Melinda sama Pak Ferry', dipukul," ucap Wheni Suryo.
Pada moment tersebut, Wheni Suryo hanya mendengar suara seorang wanita yang betteriak kesakitan. Selain itu, dis juga mendengar wanita yang merupakan Venna Melinda itu meminta tolong untuk dipanggilkan polisi.
"Mbak Venna udah teriak-teriak kesakitan, bukan posisi dipukulin. Sudah kejadian. Mbak Venna bilang, 'saya ini korban, tolong panggilkan polisi'," katanya.
Baca Juga: Dibungkam Torino, Pioli: AC Milan Terlalu Buru-buru dan Kurang Kualitas
"Waktu itu saya enggak lihat posisi mukaya, cuma merintihnya. (bilang) 'badan saya sakit semua, tolong'," lanjutnya.
Seperti diketahui, Venna Melinda melaporkan Ferry Irawan ke Kepolisian Resor Kediri Kota pada 9 Januari 2023 atas dugaan KDRT. Kemudian laporan ini dilimpahkan ke Polda Jawa Timur.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
- 5 Sepatu Lari di Bawah Rp500 Ribu di Sports Station, Performa Nyaman Sesuai Review
Pilihan
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
Terkini
-
Mitchell Baker Hat-trick! John Herdman Terkesan dengan Debut Bintang Baru Timnas
-
Pemerintah Tagih Komitmen Mazda Jadikan Indonesia Basis Ekspor ke Australia
-
Perbandingan Kulkas Inverter vs Non Inverter, Mana yang Lebih Unggul?
-
Sepatu Heiden Heritage Buatan Mana? Ini 4 Rekomendasi Terbaik untuk Pemula dan Pelari Pro
-
Dulu Lokal, Sekarang UMKM Tenun Ini Sukses Tembus Pasar Ekspor via Program BRI
-
Furious Mengkritik Sistem yang Sering Gagal Melindungi Korban Kekerasan
-
Percakapan Lodewyk Pusung dengan Istri jadi Bukti Kasus Korupsi MBG
-
Gempa Bumi Jepang Hari Ini Lumpuhkan Listrik Hingga Kereta Cepat, Peringatan Tsunami Dicabut
-
Membaca Es Krim Pertamaku: Luka Batin Tak Selalu Sembuh oleh Waktu
-
Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman