/
Selasa, 17 Januari 2023 | 22:08 WIB
Cak Nun (Tangkapan layar)

Depok.suara.com - Emha Ainun Nadjib atau Cak Nun menyatakan rasa penyesalannya soal ceramahnya yang viral beberapa hari ini. Diketahui Cak Nun sempat menyinggung Presiden Jokowi layaknya seorang Firaun.

Dilihat dari kanal YouTube Can Nun, akibat pernyataan tersebut dirinya langsung disidang oleh keluarganya. Bahkan sampai "dihajar" karena pernyataan tersebut menyudutkan satu pihak.

"Saya disidang sama keluarga, dihajar disalah salahkan, digoblok-goblokan, disesat-sesatkan. Kenapa digoblok-goblokan karena saya mengucapkan hal yang tidak harus saya ucapkankan," jelas Cak Nun.

Dirinya menyatakan rasa penyesalannya karena sering mengajarkan agar memperhitungkan apa yang diucapkan kepada para santri. Tetapi kini dirinya malah dianggap tidak bijaksana karena mengucapkan hal yang tidak semestinya.

Dirinya mengaku telah melanggar komitmen yang sudah diterapkannya. Sehingga membawa kerugian untuk semua pihak.

"Saya kan diajarkan untuk tidak ngomong siapa tapi apa. Itu kan saya sendiri melanggar," paparnya.

Cak Nun kemudian meminta maaf kepada pihak keluarganya. Dirinya pun berterima kasih karena banyak pihak yang menegurnya.

"Bagus saya punya keluarga yang mengontrol saya," pungkasnya.

Baca Juga: Bertemu Arthur Irawan, Keisuke Honda Bakal Merapat ke Persik Kediri?

Load More