Depok.suara.com - Kondisi hubungan rumah tangga Venna Melinda dan Ferry Irawan masih menjadi pembicaraan yang hangat untuk dibucarakan pengguna media sosial. Terlebih, semenjak kasus KDRT kabar kedua pasangan tersebut terus menjadi trending topik jntuk dibahas.
Terbaru, Ferry Irawan kini secara resmi ditahan di Polda Jawa Timur setelah dilaporkan oleh Venna terkait dugaan KDRT. Diketahui, dia melakukannya di salah satu hotel di kawasan Kediri beberapa waktu lalu.
Adapun penganiayaan terjadi lantaran Venna Melinda yang menolak diajak bersetubuh oleh Ferry Irawan. Saat itu, Venna menolak ajakan sang suami dengan alasan kondisi tubuhnya yang sedang tak sehat.
Ferry Irawan pun telah ditetapkan sebagai tersangka kasus KDRT atas laporan Venna Melinda. Kuasa hukum Venna, Hotman Paris menjelaskan jika Ferry Irawan dijerat pasal berlapis akibat perbuatannya.
"Kalau kekerasan yang dituduhkan, Pasal 44 ayat (1), ancaman hukumannya lima tahun ya, itu untuk kekerasan fisik. Ada juga Pasal 45 yaitu kekerasan psikis, ancamannya tiga tahun," ujar Hotman Paris, dikutip Jumat (20/01/2023).
Hotman menyebut, Ferry juga bisa dikenakan undang-undang yang baru disahkan, yakni UU No. 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual. Ini terkait dugaan Ferry yang memaksa Venna Melinda untuk berhubungan intim.
"Kalau seorang suami atau istri dipaksa berhubungan seks dalam perkawinan, itu bisa kena ancaman hukuman 12 tahun penjara," jelas Hotman.
Menilik dari kasus Ferry Irawan, sang pengacara kondang pun mengingatkan para suami istri untuk tidak memaksakan kehendak saat ingin berhubungan seks.
"Kepada para suami, kalau istrinya menolak jangan dipaksa. Hati-hati, bisa kena 12 tahun penjara. Mending dibeliin bakso, dibeliin mie, dirayu-rayu dulu. Kalau gagal, baru dibeliin tas Hermes," ucapnya.
Baca Juga: Regional Jawa Subholding Upstream Pertamina Lampaui Target Produksi Migas di 2022
Venna Melinda melaporkan dugaan KDRT Ferry Irawan ke Polres Kediri Kota pada 8 Januari 2023. Mereka sebelumnya terlibat cekcok di salah satu hotel di sana.
Laporan KDRT Venna Melinda terhadap Ferry Irawan dilimpahkan ke Polda Jawa Timur untuk ditindaklanjuti. Dari hasil pemeriksaan, Ferry Irawan ditetapkan sebagai tersangka dan telah ditahan di Polda Jatim sejak 16 Januari lalu.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
Pilihan
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
Terkini
-
5 Zodiak Paling Beruntung Finansial pada 14 April 2026, Ada Aries hingga Capricorn
-
3 Poin Utama Perjanjian Militer AS-Indonesia, Disepakati Menhan Sjafrie dan Hegseth
-
Jumlah Investor Reksa Dana Tembus 19,8 Juta di Awal 2026
-
Terpopuler: Tipe HP Tecno yang Bagus, Deretan HP Gaming Terbaru 2026
-
Harapan Boiyen Berubah Kandas, Pilih Cerai Daripada Makan Hati: Mending Ngerapiin Hidup
-
Link Lowongan Kerja Peruri: Ada 27 Pekerjaan yang Bisa Kamu Lamar
-
Cuan di Awal, Bertahan di Akhir: Membedah Siklus Sunyi Pekerja Setiap Bulannya
-
Aset Tembus Rp2.992 Triliun, OJK Perkuat Tata Kelola Dana Pensiun
-
Eva Manurung Benarkan Istri Virgoun Hamil Duluan, Usia Kandungan Sudah 7 Bulan
-
Dominan Sejak Awal, Timnas Indonesia U-17 Gulung Timor Leste 4-0