Depok.suara.com - Aksi pemukulan tukang parkir oleh Anak dari salah satu Anggota DPRD Kabupaten Wajo berbuntut panjang. Hal ini karena menyeret salah seorang petugas Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Wajo Muhammad Yunus.
Dilihat oleh Depok.suara.com, petugas tersebut awalnya bersitegang dengan pemilik parkir Mr. DIY. Tetapi seperti tidak bisa menahan emosi, petugas itu malah memaki pemilik toko.
Karena emosi dirinya kemudian sempat dilerai oleh sesama petugas lain. Setelahnya video ini viral sehingga menuai banyak kecaman dari warganet.
Melihat hujatan dari warganet membuat Dishub Kabupaten Wajo memberikan surat teguran kepada Muhammad Yunus. Dilihat dari akun Instagram @Dishubwajo mereka menyampaikan telah memberikan sanksi kepada petugas tersebut.
"Berdasarkan laporan dan pengaduan masyarakat di media sosial yang dibuktikan dengan rekaman video terkait sikap menunjukkan arogansi staff saat melakukan tugas pengamanan, pengawasan dan pengaturan arus lalu lintas,"
"Maka kami mengeluarkan Surat Teguran kepada staf yang bersangkutan. Atas peristiwa tersebut kami Dinas Perhubungan Kabupaten Wajo menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya," tulis surat tersebut.
Berikut sanksi yang diberikan Dishub Kabupaten Wajo kepada M Yunus:
1) Memberikan sanksi (membebas tugaskan sementara pada semua kegiatan penugasan di lapangan terkait dengan pengaturan, pengamanan dan pengawasan lalu lintas.
2) Menarik kendaraan roda dua yang bersangkutan dan diserahkan kepada pengguna barang.
Baca Juga: Nam Joo Hyuk Umumkan Tanggal Wajib Militer: Diterima Jadi Petugas Polisi
3) Sejak surat teguran diberikan Saudara tetap melaksanakan kewajiban sebagai ASN dan masuk kantor setiap hari kerja pada Bidang Perhubungan Darat Dishub Kab Wajo
4) Surat teguran ini dapat menjadi dasar penjatuhan sanksi disiplin sebagai pegawai negeri sipil, apabila yang bersangkutan tidak menunjukkan perilaku yang baik dan tidak mematuhi teguran ini.
Melihat surat teguran tersebut ternyata banyak warganet yang tidak puas. Mereka menilai perbuatan petugas itu sudah terlewat batas.
"Muhammad tolong diganti aja jadi menjilat, lebih pas kayaknya," tulis @adxxx.
"Lebih butuh surat pemecatan," kata selamxxx.
"Karma seorang penjilat," papar erixx.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Progres Pembangunan Pabrik Kimia Milik Chandra Asri Capai 66%
-
Sabu Jadi Bisnis Keluarga di Kerinci, Ayah Bantu Anak hingga Kakak dan Adik Kompak Beraksi
-
Nilai Tukar Rupiah Bisa Terus Melorot ke Level Rp 17.500 di Pekan Depan
-
Wajah Glowing Instan! Ini Rahasia Eksfoliasi Lembut dengan Ekstrak Apel
-
Berstatus Juara, Garudayaksa FC Siap Bersaing di Super League 2026-2027
-
Musyawarah PERBASASI DKI Jakarta Lancar, Fokus Pengembangan Prestasi dan Persiapan Menuju PON
-
Tolak Ratusan Miliar dari Jenderal demi Setia ke Prabowo, Hercules: GRIB Itu Petarung!
-
Derbi ASEAN di Piala Asia 2027, Herdman Tuntut Timnas Indonesia Tampil Total Lawan Thailand
-
Gara-gara Antrean Solar, Sopir Truk Ngaku Diculik dan Diancam Ditembak Oknum Polisi
-
Kedaulatan di Ujung Algoritma: Alasan Saya Stop Mengikuti Rekomendasi FYP