Depok.suara.com - Anies Baswedan terlihat mengunjungi Lampung untuk bertemu para pendukungnya. Terlihat dirinya disambut riuh para pendukungnya yang menantikan Bacapres tahun 2024 ini.
Namun hal yang menarik adalah Anies Baswedan terlihat menginjak nampan saat hadir dalam suatu acara. Banyak yang menyebut hal itu merupakan bentuk pemujaan berlebihan.
"Kata MC nya "Selamat datang presiden Indonesia..... " Biarin aja biar seneng, tapi jangan nampan buat jalan juga kali," sindir @justkiswandi.
Namun tradisi ini sebenarnya lumrah bagi masyarakat Lampung. Pasalnya tradisi menginjak nampan merupakan bentuk penghormatan bagi tokoh yang hadir.
Disebutkan oleh akun Twitter @Mazzini_GSP, tradisi menginjak nampan adalah budaya masyarakat Lampung. Biasanya talam yang digunakan dipakai untuk tempat perhiasan.
"Ini budaya Lampung, dan bukan sedang dalam rangka pemujaan berhala. Jangan karena lo gak suka Anies lo jadi asal komentar dan merendahkan budaya orang padahal gak ngerti apa-apa @rudysound. Talam yg dipakai buat alas kaki itu tempat perhiasan, bukan tempat makan," ucapnya.
Dilanjutkannya bahwa tradisi ini merupakan bentuk penghormatan bagi masyarakat Lampung. Dan biasanya dilakukan ketika ada prosesi pernikahan.
"Prosesi menginjak talam ini sbg penyambutan tamu. Biasa dilakukan saat pernikahan karena mempelai gak diperbolehkan menginjak tanah selama prosesi pernikahan, fungsinya sama sebagai bentuk penghormatan. @rudysound," ketusnya.
Baca Juga: Kepala Bea Cukai Jogja Pamer Hidup Mewah, Tunjangan Jabatannya Bisa Buat Beli Moge?
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi
-
5 Sabun Cuci Muka untuk Bruntusan di Dahi dan Pipi, Lengkap dengan Ulasan Pengguna
-
Prabowo-Gibran Kompak Pakai Beskap, Pimpin Kemeriahan Karnaval Kemerdekaan di Monas
-
Dari Bundaran HI, Warga Titip Harapan untuk Indonesia di HUT Ke-81 RI
-
KPK Tak Sanksi Etik Setya Budi Dias di Kasus Pemerasan Bupati Pemalang, Ini Alasannya
-
Lanud Seluruh Indonesia Bakal jadi Posko Gempa NTT, Hercules Siap Angkut Bantuan
-
Kisah BGS: Merdeka dari Balik Jeruji, Bawa 'Ilmu' Ternak Ayam dari Penjara untuk Mulai Hidup Baru
-
Diskon di Miniso Karawaci Khusus HUT RI ke-81 dari BRI, Ini Cara Klaimnya