Depok.suara.com - Bima Yudho atau Awbimax tengah menjadi sorotan karena keberanian mengkritik Provinsi Lampung. Karena itulah dirinya diduga mendapatkan ancaman dari pejabat daerah Lampung.
Tetapi di tengah kontroversinya,
Bima berhasil meraih 1,3 juta pengikut di TikTok. Karena hal tersebut membuat pendapatannya sebagai TikTokers buat geleng-geleng kepala.
Sebelum menuai atensi karena mengkritik Lampung, sosok Bima Yudho kerap mengunggah konten kreatif di akun TikTok pribadinya @awbimaxreborn. Dia membagikan pemikirannya tentang pendidikan, pekerjaan, budaya, makanan, dan hal-hal terkini.
Kini setelah Viral, Bima Yudho berhasil mengumpulkan 1,3 juta lebih followers di TikTok. Konten yang dipostingnya rata-rata ditonton lebih dari 1 juta lebih. Bahkan videonya pernah mencapai 5 juta kali ditonton hingga 20 juta lebih.
Diketahui pendapatan para TikTokers bergantung pada jumlah pengikut yang mereka miliki dan tingkat engagement. Dengan 1 juta lebih followers, Bima Yudho sebagai Tiktokers di Indonesia bisa mengantongi $600 - $1.000 USD atau Rp9 juta - Rp15 juta per konten.
Menurut laporan lainnya yakni dari Blogging Wizard, Tiktokers dengan 1 juta lebih followers bisa mendapatkan $1.500 (Rp22 juta) per konten. Fantastis!
Kasus Bima Dihentikan
Bima Yudho juga bisa bernafas lega karena kasus dugaan ujaran kebencian terhadap dirinya sudah dihentikan. Polda Lampung mengatakan, tidak ditemukan unsur pidana dalam laporan tersebut.
"Dari hasil penyelidikan ini, unsur-unsur pasal yang ditersangkakan tidak memenuhi unsur pidana," kata Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad.
Baca Juga: Hasil Bayern Munich vs Manchester City: Menang Agregat 4-1, Citizens ke Semifinal Liga Champions
"Unggahan ini mendapat respons netizen ada yang melaporkan melalui surat melalui Polda Lampung, dan secara resmi melaporkan di SPKT Polda Lampung. Sehingga proses ini akan dihentikan dan peristiwa ini dianggap selesai tidak dilanjutkan ke tindak pidana," ujarnya soal kasus Bima Yudho dihentikan.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Adegan Suami Pesan Makan Satu di FTV Kisah Nyata Viral, Disebut Mirip Cerita Salshabilla Adriani
-
Hakim Sebut Kerugian Rp171,9 Triliun Kasus Minyak Asumtif, Eks Bos Pertamina Divonis 9 Tahun
-
Rincian Sanksi AFC Ke PSSI Akibat Pelanggaran Prosedur Pertandingan Melawan Timnas Mali
-
Diduga Jadi Tempat Prostitusi Malam Hari, 'Jalur Tikus' Taman Kota Cawang Akhirnya Dilas Permanen!
-
Lindungi Atlet, Ketua Umum FPTI Pastikan Bakal Tangani Laporan akan Ditangani Serius
-
Berupaya Kabur Saat Ditangkap, Bandar Narkoba Ko Erwin Ditembak di Kaki
-
Play-Ins FFNS 2026 Spring: 36 Tim Perebutkan 9 Tiket Menuju Grand Finals
-
Bisa Ditinggal Timnas Indonesia, Malaysia Was-was Menanti Sanksi
-
Tampang Koko Erwin Bandar Pemasok Narkoba Eks Kapolres Bima, Kini Pincang di Kursi Roda
-
Review Film Iron Lung: Markiplier Sukses Hadirkan Ketegangan Tanpa Jumpscare Berlebih