Depok.suara.com - Kasus hilangnya bocah bernama Darel Gaisan Rafasa (3) di Kampung Cikaso RT 028/008, Desa Kalijati Timur, Kecamatan Kalijati, Kabupaten Subang masih menggegerkan publik. Banyak masyarakat yang penasaran akan hilangnya bocah itu.
Hal yang sama dirasakan oleh mantan Bupati Purwakarta, Dedi Mulyadi yang datang ke lokasi. Dirinya sempat melakukan penelusuran dengan orang tua Darel.
Selain itu, Dedi Mulyadi juga sempat berbincang dengan warga mengenai hilangnya bocah tersebut. Dikatakan oleh orang tersebut ternyata sebelum Darel sudah banyak warga yang sempat hilang.
Orang tersebut mengaku bahwa salah satu korbannya adalah mertuanya yang saat itu masih remaja. Neneknya tersebut selama tiga hari tidak ditemukan.
Tetapi kemudian bisa ditemukan di atas pohon rambutan. Hal inilah yang sempat membuat Dedi Mulyadi kaget.
"Masih muda belum nikah. Ketemunya di pepohonan rambutan di atas," ucapnya.
"Berarti di angkat gitu?" tanya Dedi Mulyadi.
"Iya, gak tahu juga," paparnya.
Di sisi lain, Dedi Mulyadi mengaku tidak percaya Darel hilang karena tersesat. Karena bila tersesat anak tersebut tidak mugkin pergi jauh.
Baca Juga: Hari Kedua Pendaftaran, KPU Ungkap Belum Ada Parpol yang Daftarkan Caleg DPR
"Kemungkinan anak ini tersesat tidak mungkin jauh jaraknya," pungkasnya.
Tag
Berita Terkait
-
Momen Dedi Mulyadi Merinding ketika Penulusuran Bocah 3 Tahun yang Hilang di Subang, Anjing Pelacak Berhenti di Tempat Ini..
-
Viral Bocah 3 Tahun Hilang Misterius di Subang, Ayah Darel Akui Sempat Lihat Sosok Bayangan Putih yang Culik Anaknya?
-
Cek Fakta: Gita KDI Menikah dengan Dedi Mulyadi, Benarkah?
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Cinta Terbentur Visa: Pria Singapura yang Jadi Petani di Tanggamus Kini Terancam Deportasi
-
Mafia Masuk PTN Terbongkar: 3 Dokter Aktif di Jatim Jadi Otak Sindikat Joki UTBK Beromzet Miliaran
-
Cegah Kelelahan dan Dominasi Elit, Titi Anggraini Desak Pemisahan Pemilu Nasional-Daerah
-
Perempuan Harus Terus Membuktikan Diri: Tanda Emansipasi Setengah Jalan?
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Rambut Siswi Berhijab Dipotong Paksa, Dedi Mulyadi Cecar Guru SMKN 2 Garut: Masalahnya Apa?
-
Smart Band untuk Apa? Kenali Fungsi dan Perbedaannya dengan Smartwatch
-
Apakah 15 Mei 2026 Cuti Bersama? Cek Ketentuan Resmi SKB 3 Menteri
-
Real Madrid Buka Investigasi Resmi Buntut Keributan Federico Valverde dan Aurelien Tchouameni
-
Investor Aset Kripto Terus Menjamur Tembus 21,37 Juta