Depok.suara.com - Penyakit flu dan pilek sering dialami oleh bamyak orang. Namun, masih banyak orang yang menganggap flu dan pilek adalah penyakit yang sama. Padahal, pada dasaenya kedua penyakit tersebut adalah penyakit yang berbeda.
Perbedaan antara flu dan pilek terletak pada penyebabnya. Salah satu penyebab batuk pilek yang umum adalah infeksi virus jenis rhinovirus.
Apabila pilek terjadi karena adanya infeksi rhinovirus, kondisi ini disebut penyakit selesma atau common cold. Tak hanya itu, pilek sebenarnya adalah gejala yang bisa saja disebabkan oleh penyakit atau kondisi kesehatan lain.
Menurut situs American College of Allergy, Asthma, and Immunology, beberapa penyebab munculnya gejala pilek adalah udara dingin atau kering. Selain itu, alergi, rhinitis non-alergi, sinusitis akut atau kronis, perubahan hormon tubuh, dan obat-obatan tertentu bisa menjadi pemicu awal munculnya penyakit tersebut..
Sementara itu, penyebab flu sudah pasti virus influenza. Flu umumnya tak disebabkan oleh kondisi kesehatan lain, seperti pilek, selain virus itu sendiri.
Virus ini menyerang sistem pernapasan keseluruhan, mulai dari hidung, tenggorokan, dan paru-paru. Penyebab flu adalah tiga macam virus influenza, yaitu influenza A, influenza B, dan influenza C.
Virus influenza tipe A dan B biasanya menyebabkan flu musiman, sementara tipe C biasanya terjadi sepanjang tahun.
Perbedaan flu dan pilek lainnya yang cukup jelas sebetulnya terletak pada gejala yang ditimbulkan. Biasanya, gejala batuk pilek (common cold) yang paling khas, yaitu:
Sakit tenggorokan, yang biasanya hilang dalam satu atau dua hari, hidung tersumbat atau meler, bersin, batuk, sakit kepala (kadang-kadang), dan badan lemas, lesu, dan tak bertenaga.
Baca Juga: Jadi Anggota DPRD DKI Jakarta, Tina Toon Kedapatan Pakai Kemeja Dior Rp 19,5 Juta!
Pilek memiliki tingkat keparahan yang cenderung ringan. Pada kasus pilek dalam common cold, biasanya gejala akan membaik dalam waktu 7-10 hari. Gejala pun dapat sembuh dengan sendirinya.
Sementara itu, gejala flu umumnya lebih berat. Gejala flu datang lebih cepat dan lebih parah dari gejala pilek meliputi sebagai berikut:
Demam tinggi selama 3-5 hari, meski tak selalu, sering sakit kepala berat, batuk kering, sesekali sakit tenggorokan.
Tak hanya itu, kadang badan gemetar dan menggigil, nyeri otot sekujur tubuh, kelelahan parah hingga 2 sampai 3 minggu, mual dan muntah, paling sering terjadi pada anak-anak.
Nyeri otot dan menggigil adalah perbedaan gejala paling khas antara pilek dan flu. Gejala flu akan semakin bertambah parah secara bertahap, dalam 2-5 hari.
Berita Terkait
-
Sudah Sakit Baru Daftar Asuransi Kesehatan, Ada Manfaatnya Gak Sih?
-
WHO Resmi Umumkan Pandemi Covid-19 Telah Berakhir
-
Layanan Kesehatan Digital Makin Diminati, Ini Rahasia Halodoc Hadirkan Kemudahan Untuk Masyarakat
-
Babi di Pulau Bulan yang Biasa di Ekspor ke Singapura Terkena Flu Babi Afrika
-
Ketahui 5 Jenis Perbedaan Warna Keputihan pada Miss V, Hijau Tanda Bahaya!
Terpopuler
- 7 HP Baru Paling Murah Rilis Awal 2026, Fitur Canggih Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
- 5 Sepeda Lipat yang Ringan Digowes dan Ngebut di Tanjakan
Pilihan
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Terkini
-
Tok! OJK Bekukan Izin Underwriter UOB Kay Hian Sekuritas, Buntut Skandal IPO REAL
-
Sempat Dikira Kain Popok, Begini Cerita Fatmawati Saat Pertama Kali Terima Bahan Bendera Pusaka
-
Pekerja BRI Insurance Galang Dana Mandiri demi Bencana Sumatra
-
Liam Rosenior Tuduh Arsenal Tak Hormati Chelsea, Mikel Arteta Bantah Keras
-
Mensos Gus Ipul: Digitalisasi Bansos Signifikan Tekan Kesalahan Data
-
Kemensos Rehabilitasi 7 PMI Korban TPPO di Turki
-
Sulis Jadi Simbol Perempuan Muslim Berdaya Fatayat NU
-
WN China Tersangka Kasus Tambang Emas Kabur, Ditangkap Imigrasi di Entikong
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
Soroti Kematian Bocah SD di NTT, Hasto PDIP: Bangunlah Jiwanya, Tapi Anak Tak Bisa Beli Pena